Ilustrasi: Metrodata Electronics (MTDL). (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) menyutik modal Rp150 miliar kepada anak usahanya, yakni PT Mitra Integrasi Informatika (MII). Modal tersebut akan digunakan untuk memperkuat lini bisnis solusi dan konsultasi TI.
Upaya itu dilakukan karena MTDL sebagai perusahaan dengan use case Artificial Intelligence (AI) melihat bahwa prospek unit bisnis solusi dan konsultasi akan membaik pada 2026.
Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja, mengatakan bahwa, optimisme tersebut hadir seiring dengan meningkatnya kebutuhan transformasi digital di berbagai sektor industri di Indonesia.
“Langkah ini merupakan keputusan bisnis yang rasional, yang sejalan dengan tren peningkatan investasi korporasi terhadap transformasi digital,” ucap Susanto dalam keterangan resmi dikutip, 15 November 2025.
Baca juga: Metrodata Electronics (MTDL) Catat Laba Bersih Tumbuh 3,1 Persen Jadi Rp469,6 Miliar
Menurut Susanto. sepanjang Januari-September 2025, permintaan pasar bisnis solusi dan konsultasi perseroan menunjukkan perkembangan yang menggairahkan. Lewat unit bisnis solusi dan konsultasi, MTDL mampu mencatatkan pertumbuhan penjualan yang signifikan sebesar 20,5 persen year-on-year (yoy).
Peningkatan penjualan pada unit bisnis solusi dan konsultasi terutama didorong oleh tingginya permintaan pada segmen cloud, digital business platform, cyber security, AI, serta managed services, dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor jasa keuangan, serta minyak dan gas.
Baca juga: Chandra Asri (TPIA) Akuisisi Jaringan SPBU ExxonMobil di Singapura
Sebagai informasi, saat ini MTDL berhasil membukukan penjualan sebesar Rp18,8 triliun atau tumbuh 9,0 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pencapaian positif itu disokong oleh delapan pilar solusi digital dalam unit bisnisnya, di antaranya Cloud Services, Data and AI, Hybrid IT Infrastructure, Cyber security Business Application, Digital Business Platform Consulting & Advisory Services, dan Managed Services. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Sebanyak 44 penerima beasiswa LPDP dijatuhi sanksi, 8 di antaranya wajib mengembalikan dana… Read More
Poin Penting IHSG sesi I 24 Februari 2026 ditutup melemah 0,26% ke posisi 8.374,66, dari… Read More
Poin Penting Utang luar negeri (ULN) perbankan nasional pada Desember 2025 tercatat USD31,75 miliar, turun… Read More
Poin Penting BGN menegaskan dana bahan baku MBG bukan Rp15.000, melainkan Rp8.000–Rp10.000 per porsi sesuai… Read More
Poin Penting PINTAR BI periode kedua untuk wilayah Jawa dibuka 24 Februari 2026 pukul 08.00… Read More
Poin Penting BI mengimbau penurunan suku bunga kredit, direspons PT Bank Central Asia Tbk (BCA)… Read More