MTDL Bidik Pendapatan dan Laba Tumbuh 10 Persen di 2025, Begini Strateginya

Jakarta – PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), emiten Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menargetkan pendapatan dan laba bersih tumbuh sebesar 10 persen di 2025

Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja, menyatakan bahwa, target pertumbuhan pendapatan dan laba tersebut tetap mempertimbangkan kondisi ketidakpastian dan sejumlah tantangan lainnya, mulai dari nilai tukar rupiah hingga perang dagang.

“Untuk tahun 2025 yang tahun memang penuh dengan beberapa tantangan terutama ada faktor pelemahan rupiah yang sempat terjadi terus juga ada perang dagang yang kadang intensif, kadang lebih melandai, namun memang banyak ketidakpastian, terus adanya pemotongan anggaran dari pemerintah, kami mencanangkan di net profit dan revenue juga sebesar 10 persen,” ucap Susanto dalam Paparan Publik di Jakarta, 23 Mei 2025.

Baca juga: Metrodata Electronics Tebar Dividen Rp294,6 Miliar, 39,8 Persen dari Laba Bersih 2024

Strategi Realisasikan Pendapatan dan Laba

Untuk merealisasikan target pendapatan dan laba tahun ini, MTDL akan melakukan sejumlah langkah strategis. Salah satunya dengan meningkatkan pangsa pasar di segmen Cybersecurity, Hybrid IT Infrastructure, Data & AI.

“Kami membentuk perusahaan patungan dengan FPT Information System (FPT-IS), perusahaan IT terkemuka asal Vietnam, untuk meningkatkan pasar di segmen tersebut,” ujarnya.

Perusahaan patungan bernama PT FPT Metrodata Indonesia (FMI) yang telah beroperasi pada awal tahun ini berfokus pada layanan keamanan siber. Kemudian, perseroan juga akan melakukan kerja sama yang dikembangkan penyediaan solusi AI, dan perangkat lunak.

“Dengan memposisikan diri sebagai mitra strategis dalam transformasi digital, Metrodata secara adaptif terus menghadirkan solusi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap perusahaan, khususnya di bidang AI,” jelasnya.

Baca juga: Laba Metrodata Electronics Tumbuh 4,3 Persen Jadi Rp153,7 Miliar di Q1 2025

Sebagai informasi, hingga kuartal I 2025, perseroan telah mencatatkan pendapatan sebesar Rp5,5 triliun atau tumbuh 9,2 persen secara year on year (yoy). Perolehan laba bersih juga tercatat sebesar Rp153,7 miliar atau meningkat 4,3 persen yoy.

Didukung lebih dari 100 talenta di bidang AI dan data, serta portofolio lebih dari 100 use case, MTDL memiliki kapabilitas untuk mendukung pelaku industri dalam mengoptimalkan operasional serta pengambilan keputusan berbasis data. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

MA AS Batalkan Tarif Trump, Ini Reaksi Prabowo

Poin Penting MA AS membatalkan sebagian kebijakan tarif Trump, namun Indonesia memastikan perjanjian dagang bilateral… Read More

16 mins ago

Muamalat DIN Dorong Zakat Digital, Volume Ziswaf Melonjak

Poin Penting Transaksi ziswaf melalui Muamalat DIN naik 24,75% secara tahunan hingga akhir 2025, menunjukkan… Read More

30 mins ago

BEI Ungkap 8 Perusahaan Antre Masuk Bursa, Didominasi Aset Jumbo

Poin Penting BEI mencatat 8 perusahaan dalam pipeline IPO 2026, terdiri dari 5 perusahaan aset… Read More

54 mins ago

BI dan Kemenkeu Sepakat Debt Switching SBN Rp173,4 Triliun Tahun Ini

Poin Penting BI dan Kemenkeu sepakat lakukan debt switching SBN Rp173,4 triliun pada 2026, sesuai… Read More

1 hour ago

Askrindo Perluas Asuransi Pariwisata di Jateng, Gandeng 20 Biro Travel

Poin Penting Askrindo menandatangani MoU dengan 20 biro travel di Jateng untuk memperluas perlindungan asuransi… Read More

2 hours ago

Harga Emas Hari Ini 23 Februari 2026: Antam Naik Rp16.000, Galeri24-UBS Stabil

Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS stabil pada 23 Februari 2026, masing-masing di Rp3.047.000… Read More

3 hours ago