Keuangan

MSIG Life Bayar Klaim Kesehatan dan Meninggal Dunia Rp752 Miliar Sepanjang 2024

Jakarta – PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) membayarkan total klaim kesehatan dan meninggal dunia sebesar Rp752 miliar pada 2024. Jumlah klaim yang dibayarkan meningkat 19 persen year on year (yoy), dan mencakup lebih dari total 167 ribu klaim.

Menurut Lukman Auliadi, Head of Customer & Marketing MSIG Life, pembayaran klaim menjadi wujud perlindungan dan komitmen MSIG Life dalam melindungi ketahanan finansial keluarga.

“Komitmen perlindungan ini didukung oleh kondisi finansial yang juga sangat sehat dan kuat, tercermin dari RBC sebesar 1.838,60 persen (per Desember 2024), jauh di atas ketentuan regulator sebesar 120 persen,” kata Lukman dalam keterangan resmi, Jum’at, 14 Maret 2025.

Baca juga: Sasar Segmen Muda, MSIG Life Perkenalkan Asuransi Jiwa SURE

MSIG Life terus memperkuat komitmennya dalam menyediakan perlindungan inovatif seduai kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

Baru-baru ini, MSIG Life meluncurkan Smile Ultima Term Life (SURE), produk asuransi jiwa yang menawarkan perlindungan terhadap risiko meninggal dunia, manfaat untuk 10 penyakit kritis mayor, serta pengembalian premi hingga 140 persen bagi nasabah yang tidak melakukan klaim selama masa perlindungan.

Produk SURE juga memberikan fleksibilitas bagi nasabah dalam menentukan skema pembayaran dan durasi perlindungan sesuai kebutuhan mereka.

Selain dari aisi produk, MSIG Life juga mengembangkan layanan digital untuk mengingatkan pengalaman dan memberikan nilai tambah bagi nasabah.

Baca juga: Laba Asuransi Umum Anjlok, Pengamat Sarankan Industri Terapkan Strategi Ini

Platform digital seperti aplikasi VEGA by MSIG Life membuat nasabah lebih mudah dalam mengelola polis dan pengajuan klaim secara praktis. Sementara MyFit+ by MSIG Life membantu nasabah menjalani gaya hidup sehat melalui berbagai fitur wellness.  

“MSIG Life terus berupaya menjadi mitra terpercaya masyarakat dan pilihan utama bagi nasabah, dengan menghadirkan solusi perlindungan yang inovatif serta layanan yang memberikan manfaat lebih,” kata Lukman. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

52 mins ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

2 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

2 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

2 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

3 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

3 hours ago