Ekonomi dan Bisnis

MPMX Incar Pendapatan Tumbuh 20% jadi Rp15,2 Triliun di 2023

Jakarta – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menargetkan pendapatan tahun ini dapat tumbuh hingga 20% atau menjadi kisaran Rp15,2 triliun bila dibandingkan dengan pendapatan tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp12,7 triliun.

“MPM Group tahun ini bisa tumbuh 15-20% dari sisi revenue. Kami optimis di 2023 sampai akhir tahun pertumbuhan bisnis kami bisa sampai 20%,” ujar Group COO MPMX Ivan Hindarko, di Jakarta, Rabu, 12 April 2023.

Berdasarkan kinerja keuangan tahun lalu, emiten yang bergerak di sektor otomotif dan transportasi ini mampu mencatatkan laba bersih sebesar Rp662 miliar atau naik 60,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan kinerja keuangan tersebut, perseroan optimis tahun 2023 akan menjadi tahun yang positif.

Lebih lanjut, tambah Ivan, laba yang sebesar Rp662 miliar di sepanjang tahun 2022 itu, dikontribusikan dari pertumbuhan bisnis distribusi, ritel dan aftermarket, transportasi, multifinance dan capital gain terkait strategi divestasi 49,9997% saham MPMX di bisnis transportasi (MPMRent).

Dalam kesempatan tersebut, Ivan juga mengungkapkan bahwa perseroan bakal membagikan dividen kepada para pemegang saham. Dirinya mengaku selama ini MPMX konsisten membagikan dividen sebagai apresiasi kepada para pemegang saham.

“Untuk pembagian dividen kita konsisten membagikan dividen sebagai apresiasi kami kepada pemegang saham. Nanti diputuskan manajemen, kita lihat kondisi keuangan juga,” jelas Ivan.

Sementara itu, jika mengacu pada pedoman perusahaan, rasio pembayaran dividen MPMX mencapai 40% dari total laba bersih tahunan. Namun ivan belum bisa menyebutkan besaran pasti dividen yang akan diberikan. “Nilainya (dividen) nanti akan diumumkan, akan ada RUPS di Mei,” imbuhnya.

Menurutnya, perjalanan MPMX selama lebih dari 3 dekade ini tidak akan kokoh tanpa dukungan dari setiap stakeholders. “Semoga jalinan yang telah terbina dengan baik selama ini menjadi semakin kuat sehingga kita dapat terus berjejaring secara relevan dan inovatif untuk menjangkau para stakeholders,” tutup Ivan. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

19 mins ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

3 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

9 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

10 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

11 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

12 hours ago