Ilustrasi: MPMInsurance punya direksi baru. (Foto: istimewa)
Jakarta – PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika atau MPMInsurance resmi membuka lembaran baru dalam perjalanan bisnisnya dengan melakukan penyegaran jajaran direksi yang berlaku efektif per 1 September 2025.
Langkah strategis tersebut menjadi wujud komitmen perusahaan untuk terus memperkuat posisi di industri asuransi umum, sekaligus menjaga relevansi di tengah kompetisi yang semakin ketat.
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Wayan Pariama dipercaya menahkodai MPMInsurance sebagai President Director, menggantikan Alexander H. Setokusumo. Dengan rekam jejak lebih dari tiga dekade di industri asuransi, termasuk pengalaman di Asuransi Astra, Asuransi Adira, hingga Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Wayan diharapkan mampu membawa arah strategis perusahaan ke level yang lebih tinggi.
Sementara itu, posisi Finance Director kini dijabat oleh Ellie Turjandi yang menggantikan Wahjudi Soediyanto. Ellie yang memiliki pengalaman lebih dari 35 tahun di bidang keuangan lintas industri, terakhir menjabat sebagai SEVP Portfolio Management di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Kehadirannya diyakini semakin memperkuat pondasi finansial perusahaan.
Baca juga: Premi Asuransi Jiwa Turun 0,84 Persen jadi Rp103,42 Triliun per Juli 2025
Di sisi lain, Stephanus Soelistio tetap melanjutkan perannya sebagai Technical Director, serta M. E. Poppy Panca Widiastuti sebagai Marketing Director.
Dari sisi pengawasan, MPMInsurance juga menyambut kehadiran Darma Putera sebagai anggota Dewan Komisaris baru. Saat ini, Darma juga menjabat sebagai VP Business Development & Investor Relations PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) dengan pengalaman panjang di bidang strategi, keuangan, hingga manajemen risiko.
Wayan Pariama menegaskan, penyegaran kepemimpinan ini merupakan pijakan penting bagi MPMInsurance untuk semakin adaptif dan inovatif.
“Kami mengapresiasi kontribusi jajaran sebelumnya yang telah membawa MPMInsurance meraih capaian penting. Tugas kami kini adalah melanjutkan fondasi tersebut, memperkuat daya saing, dan memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi mitra serta nasabah,” ujarnya dikutip 11 September 2025.
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPMInsurance), mencatatkan kinerja yang menantang sepanjang semester I 2025. Pendapatan premi bersih turun 21 persen year on year (yoy) menjadi Rp125 miliar.
Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh melemahnya kontribusi dari produk asuransi kendaraan bermotor, seiring dengan berkurangnya pembiayaan leasing. Produk asuransi properti dan lainnya pun ikut terkoreksi, mencerminkan kondisi pasar yang belum stabil.
Baca juga: AAUI Targetkan Implementasi Asuransi TPL Mulai Kuartal I 2026
Akibatnya, pendapatan underwriting bersih menyusut 32 persen yoy, meskipun beban klaim bersih turun 4 persen yoy pada produk properti dan lainnya.
Di tengah tekanan tersebut, MPMInsurance mencatat peningkatan pendapatan investasi sebesar 24 persen yoy menjadi Rp20 miliar. Strategi pengelolaan aset yang lebih hati-hati menjadi penopang kinerja di tengah ketidakpastian pasar. (*)
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More