Ekonomi dan Bisnis

MPM Group Beberkan Sejumlah Rencana Bisnis Arungi 2024

Jakarta – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk, perusahaan konsumer otomotif dan transportasi di Indonesia mengumumkan sejumlah rencana pada 2024. Hal ini disampaikan langsung oleh Group CFO MPM Group, Beatrice Kartika dalam acara Media Gathering di Jakarta, Rabu (20/3).

Di tahun ini, perusahaan dengan kode emiten MPMX ini akan fokus pada beberapa
inisiatif utama, di antaranya memastikan bisnis anak perusahaan terus berkelanjutan, mengembangkan portofolio bisnis, dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.

“Kami juga akan terus mengembangkan arsitektur TI, mempercepat pemberdayaan digital, dan meningkatkan keterlibatan MPM Group maupun karyawan dalam program-program sosial,” ujar Beatrice.

Baca juga: MPMX Siapkan Dana Rp120 Miliar Untuk Buyback Saham

Sementara itu, fokus strategis perusahaan adalah terus menciptakan produk yang relevan dengan tren pasar dan memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan dan masyarakat.

“Kami juga mencari peluang untuk melengkapi ekosistem otomotif dengan menjajaki peluang bisnis hilir untuk potensi merger dan akuisisi,” imbuh Beatrice.

Adapun beberapa entitas MPM Group yakni MPMInsurance, MPMRent, PT Balai Lelang Asta Nara Jaya (AUKSI), dan PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia.

Baca juga: MPM Group Bukukan Kenaikan Pendapatan 9%

Sebagai informasi tambahan, MPM adalah perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan secara mayoritas dimiliki oleh Saratoga Group. Bisnisnya meliputi spektrum solusi mobilitas yang luas, dari penjualan dan distribusi sepeda motor dan mobil, suku cadang dan pelayanan aftermarket, pelayanan transportasi, serta jasa keuangan. (*) Alfi Salima Puteri

Galih Pratama

Recent Posts

OJK Cabut Izin Usaha Varia Intra Finance, Ini Alasannya

Poin Penting OJK mencabut izin usaha PT Varia Intra Finance (VIF) melalui SK Anggota Dewan… Read More

9 hours ago

Fundamental Kuat, Amartha Buka Peluang IPO

Poin Penting Amartha buka peluang IPO di Bursa Efek Indonesia sebagai bagian dari strategi pengembangan… Read More

9 hours ago

OJK Dorong Bank KMBI I Perkuat Permodalan Lewat Konsolidasi

Poin Penting OJK menilai bank KBMI I (modal inti hingga Rp6 triliun) masih berpeluang memperkuat… Read More

9 hours ago

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp13,2 Triliun Sepanjang 2025, Mayoritas ke Sektor Ini

Poin Penting Amartha menyalurkan pembiayaan Rp13,2 triliun pada 2025, tumbuh lebih dari 20% secara tahunan,… Read More

9 hours ago

Perkuat Industri Kelistrikan, BNI-Siemens Indonesia Sepakati Pembiayaan Rp300 Miliar

Poin Penting BNI–Siemens Indonesia menjalin kerja sama pembiayaan Rp300 miliar untuk proyek dan modal kerja… Read More

10 hours ago

Tensi Geopolitik Memanas, Praktisi Pasar Modal Imbau Investor Lebih Waspada

Poin Penting Tensi geopolitik mendorong aliran dana ke USD, membuat rupiah tetap rentan meski sempat… Read More

10 hours ago