Categories: Snapshot

MoU Penjualan ORI Bank DKI dan Trimegah

Direktur Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi (paling kanan) menyaksikan Direktur Keuangan Bank DKI, Sigit Prastowo (tengah) bersama Direktur Utama PT Trimegah Sekuritas, Stephanus Turangan (paling kiri) menandatangani Perjanjian Kerja sama Penjualan Obligasi Negara Ritel Seri ORI 014 senilai Rp20 miliar di Jakarta, (11/09).

Peminat ORI dapat langsung mendatangi kantor Cabang dan Cabang Pembantu Bank DKI untuk melakukan pemesanan ORI 014 dari tanggal 29 September hingga 18 Oktober 2017 sesuai dengan jangka waktu penawaran. Adapun minimum pemesanan adalah sebesar Rp5 juta dengan maksimum pemesanan sebesar Rp 3 miliar. Untuk pembelian ORI dalam jumlah besar yaitu diatas 100 juta akan diberikan program pemasaran yang menarik. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

3 hours ago

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank Aladin Syariah Dukung Program Warteg Gratis 2026

Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More

5 hours ago

Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya

Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More

7 hours ago

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

7 hours ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

8 hours ago

Tokio Marine Life Gandeng BAZNAS Bedah 5 Rumah dan Santuni Anak Yatim di Jakarta

Poin Penting Tokio Marine Life dan BAZNAS renovasi 5 rumah di Setiabudi, Jakarta, dengan Rp55… Read More

8 hours ago