Snapshot

MoU Layanan dan Produk Keuangan Mandiri dan Citilink

Direktur Distributions Bank Mandiri Hery Gunardi (kedua kiri), SVP Bank Mandiri Thomas Wahyudi (kanan), Direktur Niaga Citilink Indonesia Andy Adrian (kiri) dan Presiden Direktur Rintis Sejahtera Iwan Setiawan (kedua kanan) tengah menunjukan kartu emoney usai penandatanganan kerjasama terkait transaksi pembayaran di Jakarta, Kamis (19/10).

Bank Mandiri bekerjasama dengan Citilink Indonesia menerbitkan uang elektronik co branding untuk memberikan pelanggan Citilink Indonesia kemudahan saat melakukan transaksi layanan produk penerbangannya. Sedangkan kerjasama dengan Rintis Sejahtera dimaksudkan untuk memfasilitasi transaksi pembayaran Mitra Billers Jaringan PRIMA pada e-channel Bank Mandiri secara real time online. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

32 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

1 hour ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago