BANK DKI menginisiasi penandatanganan kerja sama (MoU) bersama tujuh bank pembangunan daerah (BPD) dalam “Implementasi Sistem Nontunai Pengelolaan Keuangan pada Pemerintah Daerah”. MoU dilakukan usai acara Seminar Nasional Asbanda “Perkembangan Fintech dan Kesiapan BPD Menghadapi Era Digital” di Hotel Intercontinental, Bandung, 26 Agustus 2017.
Selain Bank DKI yang diwakili oleh Kresno Sediarsi selaku direktur utama, ketujuh BPD yang ikut dalam MoU adalah Bank Lampung diwakili M. Syachroni selaku Pjs. direktur utama, Bank Nagari diwakili Muhammad Irsyad selaku direktur, Bank Sultra diwakili Hj. Hayati Hasan selaku direktur, Bank Aceh diwakili Haizir Sulaiman selaku direktur, Bank Jateng diwakili Hanawijaya selaku direktur, Bank Kalteng diwakili Yosapatasi selaku direktur utama, dan Bank Papua diwakili Isac S. Wopari selaku direktur. (*) Darto W
Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More
Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More
Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More
Poin Penting PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) memberangkatkan 500 peserta dalam Program Mudik Gratis BUMN… Read More
Poin Penting Danantara Indonesia genap satu tahun, fokus memperkuat tata kelola dan fondasi pengelolaan aset… Read More
Poin Penting Warga Jepang kini bisa menggunakan QRIS untuk bertransaksi di Indonesia setelah izin QRIS… Read More