BANK DKI menginisiasi penandatanganan kerja sama (MoU) bersama tujuh bank pembangunan daerah (BPD) dalam “Implementasi Sistem Nontunai Pengelolaan Keuangan pada Pemerintah Daerah”. MoU dilakukan usai acara Seminar Nasional Asbanda “Perkembangan Fintech dan Kesiapan BPD Menghadapi Era Digital” di Hotel Intercontinental, Bandung, 26 Agustus 2017.
Selain Bank DKI yang diwakili oleh Kresno Sediarsi selaku direktur utama, ketujuh BPD yang ikut dalam MoU adalah Bank Lampung diwakili M. Syachroni selaku Pjs. direktur utama, Bank Nagari diwakili Muhammad Irsyad selaku direktur, Bank Sultra diwakili Hj. Hayati Hasan selaku direktur, Bank Aceh diwakili Haizir Sulaiman selaku direktur, Bank Jateng diwakili Hanawijaya selaku direktur, Bank Kalteng diwakili Yosapatasi selaku direktur utama, dan Bank Papua diwakili Isac S. Wopari selaku direktur. (*) Darto W
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More
Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More
Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More
Poin Penting Rupiah hari ini dibuka menguat ke Rp16.755 per dolar AS, naik 0,27 persen… Read More