BANK DKI menginisiasi penandatanganan kerja sama (MoU) bersama tujuh bank pembangunan daerah (BPD) dalam “Implementasi Sistem Nontunai Pengelolaan Keuangan pada Pemerintah Daerah”. MoU dilakukan usai acara Seminar Nasional Asbanda “Perkembangan Fintech dan Kesiapan BPD Menghadapi Era Digital” di Hotel Intercontinental, Bandung, 26 Agustus 2017.
Selain Bank DKI yang diwakili oleh Kresno Sediarsi selaku direktur utama, ketujuh BPD yang ikut dalam MoU adalah Bank Lampung diwakili M. Syachroni selaku Pjs. direktur utama, Bank Nagari diwakili Muhammad Irsyad selaku direktur, Bank Sultra diwakili Hj. Hayati Hasan selaku direktur, Bank Aceh diwakili Haizir Sulaiman selaku direktur, Bank Jateng diwakili Hanawijaya selaku direktur, Bank Kalteng diwakili Yosapatasi selaku direktur utama, dan Bank Papua diwakili Isac S. Wopari selaku direktur. (*) Darto W
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More