Jakarta–Perusahaan pialang PT Monex Investindo Future meluncurkan program aplikasi perdagangan Tradeworks.
Aplikasi atau tool trading dari Denmark ini dirancang khusus untuk mempermudah nasabah untuk bertransaksi lebih efisien, efektif, dan tanpa emosi.
“Kami tidak akan berhenti membuat yang terbaik dan kemudahan ke nasabah. Intinya Tradeworks ini untuk memberikan kemudahan bagi nasabah kami dalam melakukan trading,” kata Direktur Utama Monex Investindo Futures, Samuel Semarun, di Jakarta, Rabu, 16 Mei 2016.
Terkait trading tanpa emosi, Samuel menjelaskan, bahwa dengan Tradeworks maka nasabah akan trading berdasarkan strategi sehingga tidak terbawa emosi saat bertransaksi.
Kemudian dengan Tradeworks trading lebih efektif, kata Samuel, nasabah di sini akan dibantu untuk menyusun strategi trading secara lengkap meliputi seleksi indikator yang benar, manajemen keuangan dan pengujian strategi.
Selain tanpa emosi dan trading lebih efektif, dengan Tradewors ini, menurut Samuel, nasabah juga akan lebih efisien. Keuntungan dari penggunaan bagi nasabah Monex adalah otomatisasi trading untuk mengakses pasar global 24 jam.
“Teknologi VPS yang ada di Tradeworks membuat trading sepenuhnya otomatis tanpa perlu menyalakan komputer,” tuturnya.
Samuel menambahkan, Tradeworks ini memiliki fitur-fitur yang lengkap dan menguntungkan bagi para nasabah. Di antaranya, pembuatan strategi trading lengkap tanpa programming.
Fitur berikutnya adalah pengujian strategi (backtesting), trading otomatis langsung ke platform MT4, dan analisa performa trading.
Dirinya menegaskan, bahwa di Indonesia platform ini hanya disediakan di Monex dan diberikan khusus untuk nasabah agar dapat trading lebih konsisten.
“Peluncuran Tradeworks ini membuktikan Monex sebagai broker dengan technology provider nomor satu di Indonesia,” ujarnya. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More