Nasional

Monde Gandeng ACT Kirim Biskuit Ke Korban Gempa Palu

Jakarta – Secara umum kondisi masyarakat Palu dan Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng) sudah mulai kondusif pasca terjadinya gempa bumi dengan kekuatan 7,4 Skala Richter yang memicu terjadinya tsunami hingga setinggi 1,5 meter. Namun, sejauh ini masyarakat setempat masih butuh bantuan dari luar.

Untuk itu, PT Monde Mahkota Biskuit ikut menyerahkan bantuan berupa 300 karton biskuit kepada korban bencana alam di Palu dan Donggala Sulteng. Penyerahan bantuan berupa makanan berbentuk biskuit ini dilakukan perusahaan dengan menggandeng pihak Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Penyerahan bantuan diserahkan Brand Manager PT Monde Mahkota Biskuit, Reiza Sahabuddin. Dirinya berharap, bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat untuk korban bencana palu. Menurutnya, masyarakat yang terkena dampak gempa dan tsunami masihlah sangat membutuhkan bantuan.

“Kami lihat di sana masih membutuhkan bahan pangan, untuk itu kami tergerak mengirimkan produk Biskuit agar bisa langsung dikonsumsi masyarakat di sana,” ujar Reiza dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Minggu 4 November 2018.

Sementara itu, di tempat yang sama Assisten Manager Strategic Partnership Department ACT Muhammad Basair mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pengirim bantuan korban gempa dan tsunami di Palu Donggala. Pihaknya terus mendukung upaya yang telah dilakukan oleh Monde Biskuit.

“Saat ini korban bencana alam di Palu masih membutuhkan bantuan seperti bahan makanan, pakaian, obat-obatan dan hunian. Kami berterima kasih atas support PT. Monde Mahkota Biskuit, kami berharap kerjasama ini terus berlanjut,” ucap Basair.

Pasalnya, saat ini perekonomian masyarakat di Palu dan Donggala sudah mulai bangkit dan infrastruktur telekomunikasi juga sudah mulai membaik. Secara umum, kondisi masyarakat pasca gempa dan tsunami di Kota Palu dan Donggala, Sulteng sudah mulai kondusif sejalan dengan masifnya bantuan dari luar. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

8 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

8 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

8 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

8 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

9 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

12 hours ago