Foto AHM
Jakarta–Lebaran 2016 ini sepertinya tidak benar-benar menjadi momentum yang baik bagi Astra Honda Motor (AHM).
David Budiono, Production, Engineering, and Procurement Director AHM mengaku, penjualan sepeda motor milik AHM justru turun dibanding periode yangs ama tahun 2015 lalu.
“Dibanding bulan lalu ada kenaikkan. Tapi kalau dianding momentum yang sama tahun lalu ada sedikit penurunan,” ujar David di Jakarta, kemarin.
David mengatakan, periode Juni 2015 lalu, AHM bisa melego sepeda motor bermerk Honda dikisaran 400.000 unit. Namun, periode yang sama tahun ini AHM hanya berhasil melempar sekitar 380.000 unit sepeda motor ke pasar.
“Selain daya beli yang turun Lebaran tahun ini juga bebarengan dengan tahun ajaran baru. Jadi ini juga yang bikin sepi penjualan,” imbuh David.
Untuk menyiasati melambatnya penjualan, AHM sebenarnya telah melakukan berbagai langkah antisipasi. Diantaranya dengan melakukan beberapa penyegaran pada produk-produk mereka. Selain itu, AHM juga mengeluarkan beberapa produk baru. Hingga Juni, setidaknya ada empat sampai lima model baru yang telah mereka rilis.
“Sampai akhir tahun kami juga masih akan mengeluarkan varian baru lagi. Kami masih menyimpan beberapa stok baru untuk menggerakkan penjualan sampai tutup tahun,” sambungnya.
Selain strategi produk, AHM juga mengaku terus meningkatkan kualitas layanan mereka untuk meningkatkan kepuasan nasabah. Sampai akhrir 2016 nanti, AHM memasang target penjualan sebesar 4,5 juta unit. (*) Novita Adi Wibawanti
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More
Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More
Poin Penting Dedi Mulyadi ajukan pinjaman daerah Rp2 triliun akibat kapasitas fiskal Jabar turun hampir… Read More
Poin Penting Bank Panin mencatatkan laba bersih Rp2,87 triliun, naik tipis 0,13 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting BNI siapkan uang tunai Rp23,97 triliun untuk kebutuhan transaksi Ramadan dan Lebaran 2026… Read More