Keuangan

Moladin Finance Luncurkan Produk Pembiayaan UMKM, Limitnya Sampai Rp500 Juta

Jakarta – PT Moladin Finance Indonesia (MOFI) pada hari ini (14/6) telah meluncurkan produk pembiayaan baru untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dengan limit di atas Rp500 juta.

Direktur Utama PT Moladin Finance Indonesia (MOFI), Mulyadi, mengatakan dengan adanya produk pembiayaan UMKM tersebut, debitur dapat mengakses produk pembiayaan yang fleksibel untuk modal kerja dan investasi untuk mengembangkan bisnis mereka.

“UMKM adalah pasar yang potensial masih besarnya kebutuhan pendanaan di segmen ini dan Moladin ingin berkontribusi lebih besar untuk mendukung UMKM,” ucap Mulyadi dalam keterangan resmi di Jakarta, 14 Juni 2024.

Baca juga: Bank Neo Commerce Kasih Suntikan Modal untuk Fintech Moladin

Selain itu, ia menambahkan, produk pembiayaan tersebut juga bertujuan mempersempit kesenjangan antara penawaran dan permintaan. Untuk itu, diperlukan produk keuangan yang fleksibel dalam menyederhanakan proses aplikasi dan memberikan dukungan yang ditargetkan bagi pertumbuhan UMKM di Indonesia. 

“Dengan pembiayaan UMKM MOFI, para pelaku usaha UMKM dari semua segmen bisnis dapat memanfaatkan proses persetujuan kredit yang efisien dan fleksibel yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka,” imbuhnya.

Di sisi lain, dengan menggabungkan keunggulan tersebut, Moladin dapat mendorong lanskap pembiayaan yang lebih mudah diakses dan mendukung operasional bisnis.

Baca juga: NPL Kredit UMKM Melonjak Pasca Restrukturisasi Berakhir, Begini Kata OJK

Adapun, pembiayaan yang fleksibel memungkinkan UMKM dapat beradaptasi dengan keadaan yang tak terduga dan memanfaatkan tren atau permintaan pelanggan yang sedang berkembang. 

Sehingga, kemampuan untuk mendapatkan dana dengan cepat dan fleksibel memungkinkan UMKM untuk mengatasi fluktuasi musiman, merespons tekanan kompetitif, dan berinovasi tanpa terhambat oleh proses persetujuan yang panjang. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

3 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

4 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

6 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

10 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

15 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

15 hours ago