News Update

Modernisasi Infrastruktur Pembayaran, Jalin dan Euronet Sabet Best Retail Payment Technology di Asia

Jakarta – PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin), bersama dengan Euronet (NASDAQ: EEFT), penyedia layanan pembayaran global meraih penghargaan ‘Best Retail Payment Technology Initiative in Asia Pacific’ dalam ajang Asian Banker Global Financial Technology Innovation Awards 2025.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan keduanya dalam mendorong modernisasi infrastruktur pembayaran nasional Indonesia.

Diketaui, Jalin berkolaborasi dengan Ren Payments Platform dari Euronet untuk memodernisasi sistem pengolahan transaksi yang mendukung berbagai layanan perbankan.

Layanan tersebut mencakup penarikan dan setor tunai antarbank melalui ATM, transaksi Point-of-Sale (POS) dan QR code yang saling terhubung, hingga integrasi pembayaran lintas negara melalui inisiatif QR Cross-Border.

Salah satu pencapaian utama dalam inisiatif ini adalah konsolidasi jaringan ATM dari empat bank milik negara—BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BTN ke dalam satu platform nasional bernama ATM Link.

Platform ini dioperasikan oleh Jalin dan didukung oleh perangkat lunak ATM serta sistem switching dari Euronet.

Baca juga: Jalin Siapkan Teknologi QRIS untuk Tarik Tunai di ATM

“Lebih dari sekadar modernisasi teknologi, inisiatif ini menunjukkan bagaimana sinergi antarperusahaan perbankan milik negara bersama Jalin dapat menghasilkan infrastruktur strategis berskala nasional,” ujar Direktur Utama Jalin, Ario Tejo Bayu Aji dikutip 27 Juni 2025.

Pendekatan berbasis shared infrastructure ini dinilai strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional, menekan kebutuhan belanja modal, serta mempercepat inovasi layanan berbasis kebutuhan kepada masyarakat.

Adapun teknologi yang mendukung transformasi ini berasal dari Ren Payments Platform milik Euronet. Kekuatan utama dari Ren terletak pada kemampuannya mendukung layanan lintas kanal—mulai dari ATM, POS, transaksi QR, hingga pembayaran tanpa kartu—dalam satu infrastruktur yang terintegrasi

Sundeep Rawal, Managing Director Euronet Indonesia menjelaskan, dengan sistem yang skalabel, real-time, dan cloud-native, pihaknya membantu menciptakan ekosistem pembayaran yang modern dan inklusif untuk Indonesia.

“Hal ini memungkinkan mitra kami untuk menyederhanakan operasional, mempercepat inovasi, dan memberikan layanan lebih efisien di kanal digital maupun fisik,” jelasnya.

Baca juga: Transaksi Digital Tumbuh Pesat, QRIS Loncat 151,70 Persen pada Mei 2025

Hasil dari inisiatif ini sudah mulai terlihat. Saat ini, lebih dari 4.500 mesin ATM Link telah beroperasi di bawah jaringan single platform, menggantikan sistem sebelumnya yang terpecah di masing-masing bank Himbara.

Langkah ini sejalan dengan tren digitalisasi sistem pembayaran di Indonesia. Menurut Bank Indonesia, volume transaksi digital pada tahun 2024 tumbuh lebih dari 30 persen secara tahunan, didorong oleh maraknya penggunaan mobile banking, QRIS, dan layanan fintech.

Pertumbuhan pesat ini menunjukkan pentingnya platform yang kuat, fleksibel, dan interoperabel seperti Ren untuk mendukung agenda transformasi digital nasional. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Jelang Idul Fitri 1447 H, BSN Bagikan Ratusan Sembako

BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More

4 hours ago

Bank Mandiri Taspen Turut Serta Lepas Mudik Bersama Keluarga Besar Kemenko Kumham Imipas

Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More

4 hours ago

BTN Beberkan Tiga Pilar Transformasi Layanan, Apa Saja?

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More

8 hours ago

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

13 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

17 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

17 hours ago