Modalku dan Funding Societies Terima Tambahan Amunisi USD25 Juta
Jakarta – Platform pinjaman digital Modalku dan Funding Societies, menerima pendanaan USD25 juta atau setara Rp340 miliar dari sindikasi modal ventura yang dipimpin SoftBank Ventures Korea.
Beberapa modal ventura lain yang berpartisipasi dalam Pendanaan Seri B ini adalah Sequoia India, Alpha JWC Ventures dari Indonesia, serta Golden Gates Ventures. Tak ketinggalan Line Ventures, Qualgro, dan Mahanusa Capital.
“Dukungan dari investor ternama menjadi validasi bagi model bisnis dan dampak yang kami ciptakan,” ucap Co-Founder dan CEO Modalku Reynold Wijaya di Jakarta, Rabu, 18 April 2018.
Sebelumnya, Modalku telah menerima Pendanaan Seri A senilai Rp100 miliar pada Agustus 2016. Pendanaan terbesar dipimpin oleh Sequoia India.
Baca juga: Tingkatkan Keamanan Data, Modalku Terapkan ISO 27001
Sampai saat ini, Modalku yang teridentifikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai teknologi finansial peer to peer lending telah menyalurkan pinjaman modal usaha senilai Rp1,4 triliun kepada 3.000 usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Reynold menambahkan, Modalku juga memperoleh komitmen penyaluran kredit dari sejumlah bank dan institusi keuangan untuk memberdayakan UKM.
Sementara Co-Founder dan COO Modalku, Iwan Kurniawan mengatakan, Pendanaan Seri B tersebut akan digunakan untuk ekspansi di masa depan. “Kita lihatnya investor itu yakin sama kita. Tim kita juga tambah, tahun lalu 80 sekarang 160. Divisi-divisi kita lengkapi agar lebih cepat dan lebih baik lagi,” sambungnya. (*)
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More