Jakarta – PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) telah sepakat untuk melakukan kerja sama untuk memproduksi konten dan mengeksplorasi sinergi lainnya.
Kedua perusahaan setuju untuk bersama-sama berinvestasi dan memiliki konten untuk Over-The-Top (OTT) dan film teater yang akan diproduksi oleh entitas anak masing-masing perseroan.
“Tujuan kami sederhana, dengan semangat nasionalisme, kami berdua ingin perusahaan nasional Indonesia untuk menjadi pemain utama di negara kami, dan menjadikan Indonesia tidak hanya menjadi target pasar oleh seluruh dunia, tetapi juga tetap kuat sebagai negara dengan banyak perusahaan lokal, nasional, dan perusahaan Indonesia sebagai pemain yang dominan,” kata David Fernando Audy, Direktur Utama MNCN, Kamis, 12 Desember 2019.
Sutanto Hartono, Direktur Utama SCMA mengatakan, kedua perusahaan nantinya akan memberikan dukungan pemasaran melalui berbagai rangkaian aset media yang dimiliki, dan jika memungkinkan, memprioritaskan penggunaan konten untuk OTT dan film teater yang dimiliki bersama dalam portofolio media milik masing-masing perusahaan.
MNCN dan SCMA juga akan membahas lebih lanjut untuk mengidentifikasi bidang kolaborasi yang dapat menyediakan konten lokal dan ekosistem media yang lebih kuat dan bermanfaat, khususnya bagi pertumbuhan konten lokal Indonesia, industri kreatif, dan media pada umumnya.
“Kami menyambut baik kerja sama strategis dengan MNCN. Menggabungkan kemampuan produksi konten dan kekuatan media dari kedua group akan mendorong pertumbuhan konten lokal dan ekosistem kreatif ke tingkat berikutnya, sehingga kita dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk merangkul era persaingan global yang tidak mengenal batas perbatasan negara,” tambah Sutanto Hartono. (*)
Poin Penting Bank Mandiri memprediksi konsumsi masyarakat mulai pulih pada 2026, didorong stimulus pemerintah serta… Read More
Poin Penting OJK memantau hasil audit laporan keuangan 2025 UUS multifinance yang telah memenuhi kriteria… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen interim Rp20,6 triliun atau setara Rp137 per saham untuk Tahun… Read More
Oleh Tim Infobank KASUS yang menjerat Yuddy Renaldi, Direktur Utama (Dirut) Bank BJB di Pengadilan… Read More
Poin Penting OJK terbitkan POJK 33/2025 untuk menyempurnakan kerangka penilaian tingkat kesehatan sektor perasuransian, penjaminan,… Read More
Poin Penting IASC menerima 411.055 laporan scam dengan total kerugian Rp9 triliun dan berhasil menyelamatkan… Read More