News Update

MNCN Bagi Dividen 50% dari Laba 2015

Jakarta – PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam rapat tersebut, perseroan menyepakati pembagian dividen sebesar 50% dari laba bersih 2015 atau senilai Rp42 per saham.

“Total dividen yang akan kami bagikan sesuai keputusan RUPS hari ini adalah sebesar 50% atau senilai Rp592 miliar dari keuntungan di 2015,” ujar Direktur Media Nusantara Citra, Faisal Dharma Setiawan di Jakarta, Senin, 2 Mei 2016.

Selain itu, kata dia, laba bersih 2015 yang tercatat Rp1,18 triliun juga akan dialokasikan sebagai dana cadangan sebesar Rp1 miliar untuk memenuhi ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Undang-Undang (UU) Perseroan Terbatas (PT).

“Di tengah kondisi perekonomian yang belum stabil saat ini, kami berhasil mencatat kinerja yang baik di 2015. Pembagian dividen itu, adalah bentuk apresiasi kami kepada pemegang saham MNCN,” tukasnya.

Sementara itu, lanjut dia, setelah mengalokasikan sebagai dividen dan dana cadangan, sisa laba bersih tahun lalu akan ditempatkan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan.

Dia menambahkan, pada agenda RUPS Luar Biasa yang dilaksanakan hari ini, pemegang saham menyetujui untuk mengeluarkan 283.972.278 saham perseroan atau 2% untuk program kepemilikan saham oleh karyawan, direksi dan komisaris. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

5 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

5 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

5 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

6 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

6 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

6 hours ago