News Update

MNC Studios Optimistis di Semester II 2020

Jakarta – Situasi ekonomi dan bisnis di tengah pandemi mendorong kalangan usaha menyiapkan strategi guna terus menggerakkan aktivitas serta memaksimalkan kinerja keuangan. Begitu pula PT MNC Studios International Tbk (MSIN) yang bergerak di bisnis produksi konten terbesar di Indonesia.

Berbekal kinerja sepanjang 2019 lalu, MNC Studios bakal memacu digitalisasi sebagai langkah strategis. Selain itu, upaya lain ialah mengoptimalkan produksi konten termasuk syuting, relaunching beberapa produksi aplikasi dan menggiatkan produksi lainnya di paruh kedua tahun ini.

Direktur Utama MNC Studios International Ella Kartika mengatakan, optimistime perseroan didorong kebijakan pemerintah yang memberikan relaksasi kegiatan usaha dan masyarakat di masa PSBB sehingga syuting berjalan kembali.

“Ditambah lagi dengan kita memiliki fasilitas produksi yang baik sehingga kita bisa syuting di dalam studio. Sehingga pada saat di kuartal II MNC Pictures menjadi satu-satunya yang bisa memproduksi drama dan dengan produksi drama tersebut bisa dilakukan program built in,” ujar Ella pada paparan publik perseroan di Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2020.

Perseroan juga yakin pendapatan usaha akan membaik lantaran produksi di semester II akan lebih tinggi dibanding semester pertama lalu. “Jadi dengan segala hal yang terjadi, kami rencanakan output di semester II normal sama seperti sebelum covid. Kita sama-sama berharap pandemi cepat berlalu sehingga kita bisa melakukan kegiatan secara normal,” tegas Ella.

MNC Studios sendiri memiliki lini bisnis utama yakni production house; talent management, label dan digital; dan advetising agency. Di lini PH, perseroan memiliki anak usaha di antaranya MNC Pictures, Starpro, MNC Film Indonesia dan MNC Animations.

Sementara di lini talent, label dan digital, sayap bisnisnya melalui Star Media Nusantara (SMN), Hits Records dan Starhits. Sedangkan Mediate dan MultiMedia Integrasi merupakan perusahaan di bidang perikalanan.

Dari sisi digitalisasi, anak usaha MNC Group ini mengembangkan aplikasi berplatform user content generator (UCG) yakni Klaklik yang akan relaunch di akhir bulan Agustus. Menurut Direktur MNC Studios Titan Hermawan, pengguna Klaklik akan menikmati sinetron populer seperti Preman Pensiun, film bioskop produksi MNC Pictures, e-novel, podcast, webseries hingga komik.

“Dengan Klaklik, kami berpikir untuk menjadikannya sebagai layar ketiga setelah TV dan bioskop. Ini terkait dengan core bisnis kami sebagai produsen konten terbesar. Kita membuat turunan-turunan lain dari ide-ide yang ada di dalam perseroan dan kita tuangkan dalam Klaklik,” ulasnya.

Perseroan juga meluncurkan beberapa produksi yang sudah tayang di Netflix. Imbuh Titan, pihaknya melakukan pembicaraan intens dengan Disney+ Hotstar untuk menayangkan produksi-produksi MNC Studios.

Adapun kinerja sepanjang 2019, emiten berkode MSIN ini membukukan pendapatan Rp1,78 triliun yang berarti tumbuh 18 persen dibanding tahun 2018 sebesar Rp1,51 triliun. EBITDA 2019 mencapai Rp364,1 milyar yang merupakan pertumbuhan tahunan 8,1 persen lebih tinggi daripada EBITDA 2018 sebesar Rp336,8 milyar. Kinerja positif ini mengantar MNC Studios meraup laba bersih Rp211,4 milyar alias tumbuh 0,3 persen dari sebelumnya sebesar Rp210 di tahun 2018. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Begini Strategi Bank Saqu Akuisisi Nasabah Baru pada 2026

Poin Penting Bank Saqu fokus meningkatkan engagement, event komunitas, promo digital, dan fitur aplikasi untuk… Read More

19 mins ago

Gak Perlu Pusing, Begini Cara Nanovest Bikin Pemula Langsung Bisa Investasi

Poin Penting Nanovest mengandalkan aplikasi sederhana dan user friendly tanpa grafik rumit untuk menarik investor… Read More

2 hours ago

Menyoal Ide “Sesat” Penutupan Indomaret dan Alfamart

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More

4 hours ago

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

9 hours ago

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank Aladin Syariah Dukung Program Warteg Gratis 2026

Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More

10 hours ago

Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya

Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More

12 hours ago