Jakarta–PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) telah menandatangani perjanjian atas fasilitas pinjaman sebesar USD170 juta dengan opsi untuk meningkatkan nilai pinjaman hingga Rp190 juta.
Fasilitas ini diperoleh melalui sindikasi bank yang dipimpin oleh Deutsche Bank AG, Standard Chartered Bank, Siemens Jasa Keuangan Inc, dan ING Bank N.V.
Dengan tenor 3 tahun dan akan jatuh tempo pada tahun 2019, bunga pinjaman untuk fasilitas ini adalah 4,25% + LIBOR p.a, yang merupakan tingkat bunga yang sama dengan pinjaman MSKY yang diperoleh pada tahun 2013 lalu.
Hasil dari pinjaman ini akan digunakan untuk melunasi pinjaman jangka panjang sebesar USD243 juta, yang akan jatuh tempo pada bulan Desember 2016. (Baca juga: MNC Sky Incar Pinjaman USD275 Juta)
Di bulan September 2016 lalu, Perseroan telah melunasi 25% dari total pinjaman, yaitu sebesar USD60,75 juta. Sisa pinjaman sebesar USD182,25 juta akan dilunasi menggunakan fasilitas baru ini.
“Kami bangga untuk mengumumkan bahwa Perseroan telah melakukan pelunasan pinjaman sebesar USD60,75 Juta. Penandatanganan perjanjian pinjaman ini, mengukuhkan kepercayaan bank atas Perseroan serta model bisnisnya. Kami percaya Perseroan memiliki potensi pertumbuhan yang besar untuk jangka panjang,” kata
CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo di Jakarta, Sabtu, 12 November 2016. (Selanjutnya: Gelar RUPSLB)
Selain itu, perseroan baru kelar menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) kedua, dimana dalam rapat ini para investor telah menyetujui adanya perombakan jajaran direksi perseroan.
Dalam RUPSLB tersebut para investor menyetujui pengangkatan Hari Susanto untuk menjadi Direktur Utama menggantikan Rudi Tanoesoedibjo. (Baca juga: MNC Sky Raup Laba Rp121 Miliar)
Selain itu dalam RUPSLB tersebut, perseroan juga mengangkat Budiman Hartanu dan Herman Kusno sebagai direktur perseroan. Dengan begitu susunan dewan komisaris dan direksi berubah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Hary Tanoesoedibjo
Komisaris: Posma Lumban Tobing
Komisaris Independen: Hery Kusnanto
Komisaris Independen: Ahmad Rofiq
Dewan Direksi:
Direktur Utama: Hari Susanto
Direktur: Salvona Tumonggor Situmeang
Direktur: David Wongso
Direktur: Parjan Rustam Lo
Direktur: Dhini Widhiastuti
Direktur: Adita Widyasari
Direktur: Budiman Hartanu
Direktur: Herman Kusno
Direktur Independen: Ruby Budiman. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga


