Selain itu, perseroan baru kelar menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) kedua, dimana dalam rapat ini para investor telah menyetujui adanya perombakan jajaran direksi perseroan.
Dalam RUPSLB tersebut para investor menyetujui pengangkatan Hari Susanto untuk menjadi Direktur Utama menggantikan Rudi Tanoesoedibjo. (Baca juga: MNC Sky Raup Laba Rp121 Miliar)
Selain itu dalam RUPSLB tersebut, perseroan juga mengangkat Budiman Hartanu dan Herman Kusno sebagai direktur perseroan. Dengan begitu susunan dewan komisaris dan direksi berubah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Hary Tanoesoedibjo
Komisaris: Posma Lumban Tobing
Komisaris Independen: Hery Kusnanto
Komisaris Independen: Ahmad Rofiq
Dewan Direksi:
Direktur Utama: Hari Susanto
Direktur: Salvona Tumonggor Situmeang
Direktur: David Wongso
Direktur: Parjan Rustam Lo
Direktur: Dhini Widhiastuti
Direktur: Adita Widyasari
Direktur: Budiman Hartanu
Direktur: Herman Kusno
Direktur Independen: Ruby Budiman. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More