Penutupan IHSG
Jakarta – Minat perusahaan untuk mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami peningkatan yang signifikan setiap tahunnya. Menurut data Bursa Efek Indonesia per 6 September 2019, jumlah perusahaan yang telah mencatatkan saham di BEI mencapai 648 perusahaan. Hingga akhir tahun lalu, jumlah perusahaan yang mencatatkan saham di BEI mencapai 619 emiten dengan penambahan 57 emiten baru sepanjang 2018.
Tingginya minat perusahaan untuk melantai di BEI turut menjadikan Indonesia sebagai negara di Asia dengan jumlah emiten paling banyak.
Antusiasme perusahaan-perusahaan dalam menghimpun dana melalui pasar modal Indonesia ditangkap dengan baik oleh PT MNC Sekuritas. Yayasan Global CEO Indonesia (CEO Indonesia) menggandeng MNC Sekuritas dalam membuka perdagangan saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia pada hari Rabu, 11 September 2019.
Seremoni Opening Bell CEO Indonesia dilakukan oleh Dewan Pembina, Penasihat, dan Pengurus CEO Indonesia, termasuk di antaranya Rainier H. Daulay dan Thomas Sugiarto sebagai Penasihat CEO Indonesia, serta Trisya Suherman sebagai Ketua CEO Indonesia.
Direktur Bursa Efek Indonesia Fithri Hadi dan Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina juga turut hadir dan mendampingi seremoni Opening Bell.
Dalam kesempatan tersebut, CEO Indonesia juga meluncurkan aplikasi mobile bernama CEO Indonesia dengan berbagai manfaat, antara lain sarana komunikasi antar anggota, memudahkan sistem registrasi calon anggota, serta sebagai wadah kolaborasi penyelenggaraan acara atau program bagi komunitas
CEO Indonesia yang berawal dari komunitas di WhatsApp Group pada tahun 2016 telah berdiri secara resmi sebagai yayasan sejak tahun 2017.
CEO Indonesia merupakan wadah beranggotakan Direktur dan Komisaris dari perusahaan-perusahaan di Indonesia. Hingga tahun 2019, CEO Indonesia tercatat sudah memiliki sekitar 900 anggota.
Sejalan dengan visi misinya untuk menjadi perhimpunan pemimpin perusahaan yang membangun negeri, CEO Indonesia juga aktif menggelar pelatihan serta kolaborasi antar anggota, sehingga perusahaan-perusahaan yang dipimpin anggotanya mampu berkembang dan memberi kontribusi positif bagi perekonomian bangsa. Salah satunya melalui Talkshow “Road to Go Public” yang disampaikan oleh Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 Bursa Efek Indonesia Vera Florida, Direktur Keuangan PT Hartadinata Abadi Tbk Deny Ong, dan Head of Investment Banking MNC Sekuritas Hadi Pranggono.
Direktur Bursa Efek Indonesia Fithri Hadi menyampaikan bahwa BEI menyambut baik inisiatif dari CEO Indonesia yang bekerjasama dengan MNC Sekuritas dalam menyelenggarakan workshop pada hari ini.
Diharapkan acara workshop ini dapat menginspirasi dan memberikan informasi kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia mengenai manfaat dan pentingnya menjadi Perusahaan Tercatat di Pasar Modal Indonesia.
Di sisi lain, Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina, menjelaskan bahwa MNC Sekuritas melalui Divisi Investment Banking siap mendampingi perusahaan-perusahaan dengan menyediakan jasa penasihat keuangan (financial advisory) maupun mempersiapkan rencana strategis, serta mendampingi persiapan Initial Public Offering.
“Transaksi yang berhasil dicatatkan oleh Divisi Investment Banking MNC Sekuritas, baik dari bisnis penjaminan emisi maupun financial advisory, membuktikan kapabilitas dan profesionalisme Perseroan sebagai perusahaan penyedia solusi jasa investment banking yang terpercaya bagi klien dari berbagai sektor industri,” jelas Susy.
Divisi Investment Banking MNC Sekuritas telah berhasil menuntaskan transaksi penjaminan emisi, baik untuk surat utang maupun saham selama 5 tahun terakhir. Khusus transaksi IPO, Beberapa perusahaan ternama yang pernah menunjuk PT MNC Sekuritas untuk menjadi penjamin pelaksana emisi adalah PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT MNC Studios International (MSIN), dan PT MNC Vision Networks (IPTV). (*)
Poin Penting Rupiah dibuka menguat 0,15 persen ke level Rp16.971 per dolar AS, dari penutupan… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada 17 Maret 2026, meliputi emas Antam,… Read More
Melalui program Mandiri Berbagi Kebaikan, Mandiri Group menyerahkan 114.000 paket berupa perlengkapan sekolah bagi anak-anak… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 1,03 persen ke level 7.094,31 pada awal perdagangan 17 Maret… Read More
Poin Penting IHSG berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan 17 Maret 2026 dengan target pelemahan di… Read More
Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More