Jakarta – Investasi secara halal kini bukan lagi menjadi sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Sebagai negara dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia, potensi perkembangan investasi saham berbasis syariah menjadi sangat besar di Indonesia.
Menyadari potensi ini, MNC Sekuritas mengembangkan aplikasi MNC Trade Syariah bagi investor yang ingin berinvestasi saham secara syariah.
Lalu, apa yang membedakan MNC Trade Syariah dengan MNC Trade New? MNC Trade Syariah sendiri merupakan aplikasi online trading yang dipersembahkan MNC Sekuritas untuk para investor yang ingin bertransaksi saham sesuai dengan prinsip syariah. Sharia Business and Development MNC Sekuritas Sutrisna Amijaya mengungkapkan sejumlah alasan menggunakan MNC Trade Syariah.
“Aplikasi online trading MNC Trade Syariah telah memiliki sertifikasi dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI). Selain itu, nasabah hanya dapat melakukan transaksi beli atas saham-saham perusahaan yang terdaftar di Daftar Efek Syariah (DES) yang sesuai dengan ketetapan Otoritas Jasa Keuangan. Daftar efek tersebut direview setiap enam bulan sekali, sehingga saham-saham yang bertentangan dengan prinsip syariah tidak akan masuk dalam daftar tersebut,” jelas Sutrisna, Selasa, 13 April 2021.
Alasan berikutnya adalah soal fitur transaksi. Secara tampilan, lanjutnya, MNC Trade Syariah tidak memiliki perbedaan dengan MNC Trade yang konvensional. Fitur-fitur yang memungkinkan memasukkan order secara otomatis juga tetap ada di MNC Trade Syariah.
Hanya saja, investor dapat lebih nyaman karena sistem memastikan agar transaksi yang dapat dijalankan terbatas pada saham-saham syariah, tanpa bisa berhutang.
Tentunya, investasi halal seperti ini didambakan investor Muslim yang mengutamakan prinsip syariah sekaligus menjadi alasan mengapa MNC Trade Syariah menjadi pilihan tepat.
Manfaatkan promo gratis saham hingga pertengahan April ini untuk pembukaan rekening saham menggunakan kode referral. (*)
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More
Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More