Jakarta – PT MNC Life Assurance (MNC Life) berencana menambah 10 mitra bank untuk memasarkan produknya lewat jalur bancassurance. Hingga akhir 2015, MNC Life sudah bermitra dengan 25 bank di seluruh Indonesia.
“Saat ini kita bidik bank-bank di level menengah, terutama BPD di sejumlah daerah,” kata Presiden Direktur MNC Life Rolla Bawata di Jakarta, Kamis, 11 Febuari 2016.
Dengan kerjasama tersebut, MNC Life pun optimis kinerjanya tahun ini dapat tumbuh dua kali lipat dibanding kinerja industri asuransi nasional.
Rolla menjelaskan, pada tahun lalu aset MNC Life meningkat 20% dibandingkan 2014. Data per desember 2015, aset MNC Life tercatat sebesar Rp495 miliar. “Tahun ini diperkirakan aset MNC Life meningkat menjadi Rp600 miliar,” sambungnya.
Seperti diketahui, tahun lalu merupakan tahun berat di mana kondisi perekonomian nasional tengah mengalami perlambatan. Namun lanjut Rolla MNC Life berhasil menunjukkan performanya tetap baik dan bisa tumbuh sesuai target. Apalagi, MNC Group beberapa waktu lalu dinobatkan sebagai grup perusahaan yang bisa tumbuh baik di 2015 versi majalah Forbes. Oleh sebab itu ia yakin pada tahun ini kinerja bisnis MNC Life terus meningkat dengan pencapaian produksi mencapai Rp500 miliar dan peningkatan jumlah agen menjadi 15.000 orang.
“Meskipun kondisi ekonomi tahun ini tampaknya masih akan sama seperti 2015, kami tetap yakin MNC Life dapat tumbuh di tahun 2016 dan menjadi perusahaan asuransi jiwa yang patut diperhitungkan,” tukasnya. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More