Categories: Market Update

MNC Kapital Siap Rights Issue Hingga Senilai Rp543,31 miliar

Dalam rights issue ini MNC Kapital menawarkan saham di harga Rp1.642 per saham. Dwitya Putra

Jakarta–PT MNC Kapital Tbk (BCAP) berencana menerbitkan 330,88 juta saham melalui mekanisme rights issue dengan nilai nominal Rp100 per saham, atau sebanyak-banyaknya 7,41% dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum terbatas (PUT) II.

Mengutip prospektus perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 28 Agustus 2015, dalam aksi korporasi ini BCAP mematok harga Rp1.642 per saham. Dengan begitu dana segar yang bisa diraih perseroan sebesar Rp543,31 miliar.

Saham-saham yang ditawarkan ini seluruhnya merupakan saham baru yang berasal dari portepel. Setiap pemegang 25 saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) perseroan pada 7 Oktober 2015 pukul 16.15 WIB berhak atas 2 HMETD, di mana 1 HMETD memberikan hak pemesanan pelaksanaan HMETD.

Apabila saham-saham yang ditawarkan PUT II tidak seluruhnya diambil bagian oleh pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih dari haknya.Sebagaimana tercantum dalam sertifikat HMETD secara proporsional berdasarkan hak yang telak dilaksanakan.

Jika masih terdapat sisa saham yang ditawarkan, maka sisa saham tersebut tidak dikeluarkan perseroan dari portepel dan dikembalikan ke dalam portepel perseroan.

Adapun tanggal RUPSLB dilakukan pada 25 September 2015, tanggal efektif 25 September 2015, tanggal CUM HMETD perdagangan di pasar reguler dan negosiasi pada 2 Oktober 2015, sedangkan pasar tunai pada 7 Oktober 2015.

Tanggal Ex HMETD pada perdagangan di pasar reguler dan negosiasi pada 5 Oktober 2015, sedangkan pasar tunai 8 Oktober 2015.‎ Tanggal akhir pencatatan dalam DPS yang berhak atas HMETD pada 7 Oktober 2015 dan tanggal pencatatan saham di BEI pada 9 Oktober 2015. (*)

@dwitya_putra14

Paulus Yoga

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

1 hour ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

7 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

7 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

7 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

7 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

7 hours ago