Ilustrasi: Gedung MNC di Jakarta/istimewa
Jakarta–PT MNC Kapital Tbk (MNC Kapital) bakal terus melanjutkan rencana bisnisnya secara anorganik dengan mengambil alih salah satu lembaga perbankan tanah air.
MNC Kapital menegaskan tengah melirik beberapa bank yang berada dalam status bank umum kegiatan usaha (BUKU) 1 dan BUKU 2 untuk diakuisisi. Aksi korporasi itu dilakukan untuk memperbesar bisnis salah satu entitas usahanya, PT MNC Bank International Tbk.
Direktur Utama MNC Kapital, Andrew Haswin mengatakan, saat ini sudah ada 2 bank BUKU 1 dan 1 bank BUKU 2 yang tengah menjadi target perusahaan.
Sebagai catatan, MNC Bank mensyaratkan bank yang akan diakuisisi adalah bank yang memiliki aset minimal Rp1 triliun.
“Untuk memperbesar MNC Bank ada dua opsi, bisa dengan melakukan suntikan modal ataupun melakukan akuisisi bank lain untuk kemudian di merger dengan MNC Bank. Proses akuisisi juga tidak mudah, kami masih mencari,” katanya di Jakarta, Senin, 14 Agustus 2017.
Meski begitu, dirinya tidak menargetkan aksi tersebut dapat rampung pada tahun ini.
Sementara itu Direktur Utama MNC Bank Benny Purnomo menambahkan akan lebih baik jika bank yang akan diambil alih oleh induk usaha adalah bank yang berfokus pada segmen konsumer.
Hal tersebut beralasan, mengingat fokus bisnis MNC Bank saat ini juga bertumpu pada sektor tersebut. (*)
Editor: Paulus Yoga
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More