MNC Insurance; Bidik pengguna gadget. (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta – Sejalan dengan perkiraan perekonomian nasional di 2016 yang mengalami perbaikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, PT MNC Asuransi Indonesia (MNC Insurance) meyakini pertumbuhan premi akan meningkat 50% di tahun ini.
“Kami memperkirakan dan meyakini bahwa tahun ini pertumbuhan ekonomi nasional akan jauh lebih baik dibanding kondisi di 2015 yang mengalami slowdown,” ujar Direktur Keuangan MNC Insurance, Andre Franklin Sahelangi di Jakarta, Selasa, 26 Januari 2016.
Lebih lanjut dia memprediksi, pertumbuhan ekonomi nasional akan berada di atas 5% yang didorong oleh komponen konsumsi masyarakat dan investasi. “Target premi kami yang sebesar 50% sudah mempertimbangkan dinamika daya beli masyarakat di 2016,” tukasnya.
Menurutnya, hingga akhir September 2015 total premi MNC Insurance masih setara dengan perolehan di 2014. “Premi di 2015 masih proses audit, tetapi raihan premi di 2014 mencapai Rp240 miliar,” tambahnya.
Dia mengungkapkan, pada tahun ini industri asuransi di Indonesia akan mengalami pertumbuhan positif di antara emerging market. “Dengan kondisi perlambatan global, industri yang teregulasi seperti kita, Malaysia dan India akan tumbuh lebih baik di banding 2015,” tutupnya. (*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More