MNC Insurance; Bidik pengguna gadget. (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta–Guna memberikan kemudahan dan pelayanan bagi pelanggan asuransi kendaraan bermotor, MNC Insurance meluncurkan aplikasi mobile yang diberi nama MNCi. Aplikasi ini dapat diunduh melalui Google Play Store untuk pengguna smartphone dengan berbasis android.
Direktur Utama MNC Asuransi Indonesia Sylvy Setiawan menjelaskan, pengguna aplikasi dapat melakukan berbagai aktivitas sehubungan dengan layanan asuransi kendaraan bermotor terutama untuk proses pengajuan klaim yang mudah dan nyaman.
“Kami menyadari bahwa masyarakat terutama nasabah menginginkan pelayanan klaim yang mudah, nyaman dan respon yang cepat. Misi perusahaan kami untuk memberikan kepuasan kepasa nasabah, kami mengawali tahun ini dengan memberikan tambahan layanan terbaik bagi seluruh nasabah kami,” ujarnya di Jakarta,
Selasa, 26 Januari 2016.
Menurutnya, aplikasi ini diluncurkan sebagai bentuk respon MNC Asuransi Indonesia memenuhi kebutuhan pelanggan akan komunikasi yang mudah, nyaman dan cepat dari MNC Insurance. Melalui aplikasi ini kami berharap untuk terus dapat memberikan yang terbaik dalam menyediakan layanan yang mudah, nyaman dan cepat bagi seluruh pelanggan kami,” ucapnya.
Selain memberikan kemudahan dalam proses pelayanan klaim, kata dia, aplikasi MNCi juga dilengkapi dengan informasi produk-produk MNC Insurance, fasilitas polis pelanggan dan berbagai fitur lainnya. (*) Rezkina Nisaputra
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More