News Update

Lima Perusahaan MNC Group Rombak Jajaran Direksi

Jakarta–Lima perusahaan yang berada di bawah naungan MNC Group, Jumat, 30 September 2016 menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan agenda utama perubahan pengurus.

Pada RUPSLB MNC Group, untuk PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), Hary Tanoesoedibjo (Hary Tanoe) yang sebelumnya menjabat sebagai direktur utama, naik menjadi komisaris utama menggantikan Rosano Barack. Sementara kekosongan posisi direktur utama diisi David Fernando Audy. Tak hanya itu, Angela Herliani Tanoesoedibjo dan Gwenarty Setiadi masuk ke dalam jajaran direksi.

Masih di MNC Group, di PT Global Mediacom Tbk (BMTR), RUPSLB menghasilkan persetujuan pengunduran diri Hadhianto Suryo Kentjono sebagai direktur. Selain itu, RUPSLB PT MNC Land Tbk (KPIG), yang juga bagian dari MNC Group, juga digelar dengan agenda menerima pengunduran diri Dipa Simatupang sebagai direktur.

Di sisi lain, perubahan besar terjadi pada susunan kepengurusan PT MNC Investama Tbk (BHIT). Disini, posisi Hary Djaja sebagai komisaris utama diambil alih Hary Tanoe dan menambah Angela Herliani Tanoesoedibjo sebagai komisaris untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Ratna Endang Soelistyawati dan Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo.

Masih pada MNC Investama,  Darma Putra mengisi direktur utama yang sebelumnya dipegang Hary Tanoe.

Perubahan susunan pengurus juga terjadi di PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP). Darma Putra yang sebelumnya menjabat direktur utama, naik menjadi komisaris utama menggantikan Hary Tanoe. Tien juga naik ke level komisaris dari sebelumnya direksi.

Di MNC Kapital, posisi direktur utama diisi Gregorius Andrew Andryanto Haswin. Dan menambah satu direksi bernama Mahjudin. (*) Dwitya Putra

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

33 mins ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

44 mins ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

58 mins ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

1 hour ago

227 Saham Merah, IHSG Dibuka Melemah ke Level 7.214

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,89 persen ke level 7.214,17 pada awal perdagangan (9/4), dari… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (9/4): Antam, Galeri24, dan UBS Kompak Meroket

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kembali naik dua hari beruntun pada 9 April 2026,… Read More

2 hours ago