Jakarta – Kehadiran aplikasi perbankan dalam ranah digital membuka inovasi perbankan yang sangat luas.
Corporate Secretary PT Bank MNC Internasional Tbk Heru Sulistiadhi mengatakan saat ini segala sesuatu perlu jadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih aman, begitu pula dengan kehadiran aplikasi perbankan terkini.
Lebih dari sekedar alat transaksi, aplikasi perbankan yang dapat diunduh pada ponsel pintar maupun tablet telah mengubah pengalaman perbankan sehari-hari.
“Terlebih di tengah situasi pandemi COVID-19 saat ini, masyarakat semakin memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari termasuk transaksi perbankan,” ujar Heru, Jumat (6/11/2020).
Mencermati transaksi dengan teknologi terkini yang semakin dibutuhkan, lanjut Heru, MNC Bank terus menerus membuat terobosan dengan ragam inovasi transaksi finansial. Khususnya, kenyamanan bertransaksi dalam era new normal saat ini.
Melirik detail sejarah pemutakhiran pada Appstore dan Playstore, untuk itu Motion dari MNC Bank senantiasa menawarkan beberapa fitur baru yang ditunggu nasabah.
Heru memaparkan fitur-fitur baru tersebut bertujuan untuk memberikan kenyamanan, kemudahan, kecepatan, serta keamanan bertransaksi, terutama ketika norma saat ini mewajibkan masyarakat menjaga jarak.
Pertama, fitur hide & show saldo pada rekening simpanan, dimana nasabah dapat memutuskan apakah akan menampilkan atau tidak nominal dari saldo simpanannya. Hal tersebut berguna ketika kita sedang membuka aplikasi Motion dari MNC Bank di luar rumah dan tidak ingin nominal saldo diintip.
Kedua, aktivasi dan pembayaran kartu kredit MNC Bank yang langsung dari aplikasi serta bebas biaya, sehingga mempermudah dan memberi kenyaman ekstra bagi nasabah dalam penggunaan kartu kredit MNC Bank.
Ketiga, Perbaikan dan peningkatan keamanan pun senantiasa dilakukan dalam setiap pemutakhiran aplikasi perbankan, termasuk Motion, sehingga perlindungan keamanan bertransaksi dengan aplikasi semakin baik untuk menghadapi ancaman keamanan yang ada. (*)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More