News Update

MNC Bank Incar Pembiayaan KPR Rp1,2 Triliun di 2017

Jakarta – PT Bank MNC Internasional (MNC Bank) mengaku terus memperbesar portofolio kreditnya di sektor perumahan. Perseroan menargetkan dapat menyalurkan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp1,2 triliun hingga akhir tahun ini.

Presiden Direktur MNC Bank, Benny Purnomo mengungkapka, perseroan menargetkan dapat menyalurkan kredit sekitar Rp80 miliar hingga Rp100 miliar per bulannya. Sebagai salah satu strateginya, MNC Bank mengandalkan program berupa KPR Muda.

“Program ini menyasar orang-orang muda dengan mekanisme pembayaran bertahap sesuai dengan jumlah gaji yang diterima. Tenor maksimalnya ini bisa 30 tahun,” ujarnya di Jakarta, Jumat, 10 Februari 2017.

Consumer Lending Business Head MNC Bank Budy Setiawan menambahkan, ada tahun lalu nilai booking produk KPR perseroan mencapai Rp600 miliar. Sedangkan untuk rata-rata ticket size-nya atau harga rumah yang dibiayai rata-rata berada di rentang harga Rp700 juta.

Sepanjang tahun lalu perseroan telah melakukan pembiayaan untuk sekitar 700 hingga 800 unit rumah. Di tahun ini, perseroan menargetkan volume pembiayaan rumah mencapai 1.400 hingga 1.600 unit rumah atau tumbuh dua kali lipat dari tahun lalu.

“Tahun ini targetnya doublelah,” ucap Budy.

Dia mengatakan, adanya relaksasi pembayaran uang muka rumah atau loan to value (LTV) bakal mendorong bisnis KPR perseroan tumbuh positif. Pasalnya dengan adanya kebijakan tersebut, maka peta bisnis KPR perseroan menjadi bertambah luas. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

33 mins ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

1 hour ago

Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI 2026 ke 4,7 Persen, Purbaya: Mereka Salah Hitung

Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More

1 hour ago

GrabX 2026

Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More

1 hour ago

Hasil Investigasi PBB: TNI Tewas di Lebanon Akibat Peluru Tank Israel

Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More

1 hour ago

BI Catat DPK Valas Bank Capai Rp1.367,2 Triliun per Februari 2026

Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More

2 hours ago