Sampai saat ini porsi kredit konsumer masih mendominasi portofolio kredit MNC Bank di level 55 persen, disusul komersial 35 persen dan korporasi 10 persen. Segmen komersial, kata Benny, disasar karena sektor properti merupakan sektor yang potensial untuk bertumbuh di tahun ini.
Hal itu sejalan dengan strategi bisnis MNC Bank yang berfokus pada segmen konsumer dan retail dengan segmen komersial sebagai pendukungnya.
Tak tanggung-tanggung, Benny mengungkapkan, akan terus mencari peluang di sektor properti yang benar-benar potensial untuk digarap. Saat ini MNC Bank sendiri telah bekerja sama dengan sebanyak 21 develor. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting KPPU menjatuhkan denda total Rp755 miliar kepada penyelenggara pindar atas pelanggaran penetapan bunga.… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More