Sampai saat ini porsi kredit konsumer masih mendominasi portofolio kredit MNC Bank di level 55 persen, disusul komersial 35 persen dan korporasi 10 persen. Segmen komersial, kata Benny, disasar karena sektor properti merupakan sektor yang potensial untuk bertumbuh di tahun ini.
Hal itu sejalan dengan strategi bisnis MNC Bank yang berfokus pada segmen konsumer dan retail dengan segmen komersial sebagai pendukungnya.
Tak tanggung-tanggung, Benny mengungkapkan, akan terus mencari peluang di sektor properti yang benar-benar potensial untuk digarap. Saat ini MNC Bank sendiri telah bekerja sama dengan sebanyak 21 develor. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 2,08 persen ke level 7.935,26. Sebanyak 646 saham terkoreksi, dengan… Read More
Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting BSI mencatat pertumbuhan lebih dari dua juta nasabah baru sepanjang 2025, didorong minat… Read More
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More