Bank MNC Internasional Incar Rp500 Miliar dari Rights Issue
Jakarta – PT MNC Bank Internasional Tbk (MNC Bank) memberikan fasilitas kredit sebesar Rp200 miliar kepada PT Andalan Finance Indonesia. Di mana sebelumnya pada 2012 MNC Bank juga telah menyalurkan kredit kepada Andalan Finance dengan angka yang sama.
Pemberian fasilitas kredit ini, sejalan dengan mulai tumbuhnya perekonomian Indonesia ke arah yang lebih positif, khususnya pertumbuhan kredit konsumer. Hal ini terlihat dengan mulai berkembangnya sektor kredit kendaraan bermotor.
Adapun fasilitas pemberian kredit ini ditandai dengan perjanjian kerjasama yang ditandatangani oleh Direktur Utama MNC Bank Benny Purnomo dan Direktur Utama Andalan Finance Indonesia, Sebastianus H. Budi.
“MNC Bank akan terus meningkatkan kerjasama dengan mitra-mitra strategis, perkembangan ini sejalan dengan pertumbuhan perekonomian Indonesia yang terus menuju ke arah yang positif,” ujar Benny dalam keterangannya, di Jakarta, Senin, 18 April 2016.
Menurutnya, kerja sama dan pemberian fasilitas kredit kepada Andalan Finance seluruhnya akan disalurkan di sektor pembiayaan kendaraan bermotor. Hal tersebut seiring dengan tingkat kebutuhan masyarakat yang sudah mulai menunjukkan peningkatan.
Berdasarkan kinerja keuangan MNC Bank, sampai dengan Desember 2015 pertumbuhan kredit perseroan sebesar 13,23% dan NPL gross turun dari 5,8% menjadi 2,9%. Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami pertumbuhan 26,9%.
“Untuk aset kami tumbuh sebesar 28,7%,” tutup Benny. (*)
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More