Ilustrasi: Gedung Bank Mizuho Indonesia. (Foto: istimewa)
Tokyo – Mizuho Financial Group Inc (Mizuho Grup) tengah mempertimbangkan untuk mengurangi tenaga kerja. Tidak tanggung-tanggung, pengurangannya mencapai hingga sepertiga dari total jumlah tenaga kerja yang dimilikinya saat ini.
Langkah ini dilakukan untuk menghadapi penurunan profitabilitas yang dideritanya dalam beberapa dekade terakhir.
Tren suku bunga rendah yang berkepanjangan di Jepang menjadi salah satu penyebab turunnya profitabilitas Mizuho Grup. Demikian seperti diungkap sumber Reuters beberapa waktu lalu.
Kelompok perbankan terbesar kedua di Jepang ini berencana untuk mengurangi sekitar 19.000 pekerjaan dari total 60.000 pekerja yang dimiliki saat ini. Disaat yang sama, Mizuho Grup juga tengah meningkatkan penggunaan teknologi informasi untuk merampingkan operasi pada unit intinya, yakni Mizuho Bank, Mizuho Trust and Banking Co., dan Mizuho Securities Co. Selain melakukan pengurangan tenaga kerja, Mizuho Grup juga melakukan konsolidasi akan keberadaan cabang-cabangnya.
Mizuho Grup berencana mulai menyempurnakan kebijakan tersebut mulai minggu depan. Nantinya, Mizuho Grup juga akan mengumumkan pendapatan lembaga keuangan ini.
Bank besar yang berdiri atas penggabungan tiga bank kecil pada 2000 silam ini diketahui telah berupaya untuk meningkatkan keuntungan sejak krisis keuangan global. Diakui, tingkat suku bunga terendah di Jepang telah menghambat pertumbuhan investasi mereka sehingga pada tahun lalu laba bersih Mizuho Grup merosot hingga 10 persen.(*)
Poin Penting IHSG perdagangan perdana 2026 ditutup menguat 1,17% ke level 8.748,13 dengan nilai transaksi… Read More
Poin Penting BEI menargetkan pasar modal RI masuk 10 besar bursa dunia pada 2030 melalui… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya optimistis IHSG tembus 10.000 pada akhir 2026, meski penutupan 2025 hanya… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo kembali absen di pembukaan perdagangan BEI 2026 karena menjalani kunjungan kerja… Read More
Oleh Wilson Arafat, Governance, Risk & Compliance (GRC) dan Environmental, Social, and Governance (ESG) Specialist… Read More
Poin Penting IHSG sesi I menguat 0,90% ke level 8.724,90 dengan nilai transaksi mencapai Rp11,86… Read More