Jakarta – Emiten jasa konstruksi infrastruktur khususnya konstruksi baja PT Mitra Pemuda Tbk berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp258,27 milyar, di 2017 atau naik 5,12% dibandingkan dengan tahun 2016 sebesar Rp245,68 milyar dengan laba bersih naik 10% menjadi Rp10,006 milyar.
“Dari total pendapatan usaha tersebut, sektor jasa konstruksi dari perusahaan jasa konstruksi Pemerintah menyumbang pendapatan sebesar Rp56,037 milyar atau 22% dari pendapatan usaha Perseroan dan sisanya sebesar Rp202,235 milyar atau 78% dihasilkan dari pekerjaan proyek non jasa konstruksi Pemerintah,” kata Bisman Novel Maraden Firdaus Simatupang Direktur Utama MTRA saat Paparan Publik di Gedung Bursa Efek Indonesia, 15 Mei 2018.
Sementara itu, Bennedict Edeli Wakil Direktur Utama Perseroan menyatakan, pencapaian laba usaha Perseroan di tahun 2017 mencatat angka sebesar Rp
10,006 milyar yang berarti 3,87% terhadap pendapatan usaha.
Laba usaha ini terkoreksi dibandingkan laba usaha tahun 2016 sebesar 4,03% terhadap pendapatan usaha.
Pada kuartal I/2018, sektor konstruksi di Indonesia minus 0,52. Padahal di kuartal 4/2017, konstruksi tumbuh 0,03, sedangkan pada kuartal I/2017, konstruksi turun 0,35.
Penurunan sektor konstruksi ini berbanding terbalik dengan langkah pemerintah yang gencar membangun proyek infrastruktur. Pelemahan sektor infrastruktur dan konstruksi juga tercermin dari data Survei Kegiatan Dunia Usaha Bank Indonesia Triwulan I/2018 yang mengungkapkan bahwa sektor ini tertekan selama 3 bulan pertama tahun ini. (*)
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More