Keuangan

Mitigasi Risiko, Diversifikasi jadi Strategi Investasi di Akhir Tahun

Jakarta – Head of Wealth Management Business Bank BTPN Helena mengungkapkan, strategi investasi bagi investor di tengah ketidakpastian global, khususnya pada triwulan IV 2022 yakni dengan melakukan diversifikasi dalam berinvestasi pada beberapa kelas aset sebagai langkah memitigasi risiko.

“Investasi ini sangat dipengaruhi oleh kondisi makro dan mikro, oleh sebab kita harus selalu waspada kita harus mengikuti perkembangan berita, apapun bisa terjadi sewaktu-waktu dan kita harus siap untuk bisa mengantisipasi termasuk juga mengatur sejauh mana risiko investasi yang berani kita ambil, karena setiap instrument investasi setiap produk berbeda-beda,” ujar Helena, Rabu, 21 September 2022.

Ia mengungkapkan, pembagian porsi bisa dilakukan ke beberapa jenis investasi sesuai dengan profil risiko investor seperti pasar uang (deposito, reksa dana pasar uang), obligasi (obligasi pemerintah, reksa dana pendapatan tetap), dan saham (efek saham, reksa dana saham).

“Sejalan kondisi yg tadi dan juga begitu banyak pilihan untuk produk investasi saya lebih menyarankan bermain dengan diversifikasi, karena memang risiko harus kita bagi juga dan hari ini di BTPN kami sudah menyiapkan cukup banyak pilihan mulai dari produk yg memang mengatur risiko yang relatif kecil sampai juga yang besar. Dengan melakukan diversifikasi kita bisa memnimalisir maupun mengoptimalkan investasi yang kita tanamkan,” jelasnya.

Sebagai informasi, Bank BTPN baru saja berkerjasama dengan PT BNP Paribas Asset Management dalam menawarkan dan memperluas solusi investasi guna mendukung kebutuhan investasi di segala kondisi.

“Kami berharap, hadirnya produk investasi ini semakin melengkapi produk wealth management guna menyediakan kebutuhan investasi dalam segala kondisi, yang sejalan dengan visi dan komitmen perusahaan untuk senantiasa memberikan layanan menyeluruh kepada nasabah di seluruh Indonesia,” tutup Helena. (*) Irawati

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

1 hour ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

5 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

5 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

6 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

6 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

6 hours ago