News Update

Misteri Perebutan Kepemilikan Arjuna Finance

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah mencabut izin Arjuna Finance yang terkena sanksi PKU pada Mei 2017. Bank-bank kreditor makin deg-degan dengan nasib dananya yang tidak jelas. Begitu pula para karyawan yang tahun lalu masih 780 orang dan kini tinggal separohnya itu pun sudah “terbelah” dan kocar kacir karena hanya menerima 60% gaji delapan bulan terakhir.

Sejumlah kalangan bankir dan praktisi di industri multifinance menyayangkan dengan meledaknya kasus Arjuna Finance yang tidak terdeteksi dari awal. Pasalnya, praktik multi-pledge colletaral, side streaming, dan pembiayaan odong-odong di perusahaan pembiayaan seharusnya bisa diendus dari awal oleh OJK sehingga tidak menjadi “bola salju” yang setelah meledak kemudian mencoreng industri multifinance dan membuat bank-bank “takut” memberikan pendanaan ke perusahaan pembiayaan

Kendati sudah dicabut izinnya, kasus di Arjuna Finance masih menyimpan misteri. Sebab, di luar praktik-praktik terlarang seperti multi-pledge atau side streaming, kasus Arjuna Finance juga menyimpan kejanggalan lain. Sejumlah praktisi multifinance yang dihubungi Infobank mengatakan bahwa harga jual Arjuna Finance hanya sebesar Rp5 miliar itu tidak masuk akal dan memungkinkan adanya konspirasi lain.

Apakah pemilik lama ingin menjebloskan investor baru atas praktek-praktek multi-pledge colleteral dan dummy yang sudah dilakukan selama ini? Ataukah investor baru yang ingin mengangkangi Arjuna Finance tanpa harus mengeluarkan uang? Itulah perbincangan yang terdengar di kalangan praktisi multifinance dan membuat para bankir makin deg-degan dengan praktek-praktek bisnis di industri multifinance. Baca selengkapnya di Majalah Infobank Nomor 472 Desember 2017 versi cetak maupun digital.

Apriyani

Recent Posts

Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Evakuasi Tunggu Cuaca Aman

Poin Penting Pesawat ATR 42-500 ditemukan di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dalam… Read More

51 mins ago

Rujukan JKN Dianggap Bikin Ribet, BPJS Beri Penjelasan

Poin Penting Sistem rujukan JKN bukan hambatan, melainkan mekanisme untuk memastikan peserta mendapat layanan medis… Read More

5 hours ago

AAJI Buka Pencalonan Ketua Baru, Siapa Kandidatnya?

Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More

9 hours ago

AAJI Beberkan Alasan Penunjukan 2 Plt Ketua Sekaligus

Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More

11 hours ago

Dana Riset Naik Jadi Rp12 T, DPR Apresiasi Langkah Prabowo Temui 1.200 Rektor

Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More

12 hours ago

Indeks INFOBANK15 Menguat 2 Persen Lebih, Hampir Seluruh Saham Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More

14 hours ago