Ekonomi dan Bisnis

Misbakhun Ajak Milenial Populerkan Potensi Daerah Lewat Vlog

Pasuruan – Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menggelar pelatihan pembuatan video blog (vlog) bagi milenial konstituennya di Pasuruan dan Probolinggo, Jawa Timur. Melalui pelatihan tersebut, dirinya mendorong milenial di daerah pemilihannya bisa menyebarkan hal positif sekaligus memperoleh penghasilan dari vlog di YouTube.

“Ini adalah peran saya untuk membantu vlogger di Pasuruan dan Probolinggo membuat vlog ke arah positif,” ujar Misbakhun dalam keterangannya seperti dikutip di Pasuruan, Kamis, 21 Maret 2019.

Influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin itu menambahkan, pelatihan itu untuk menambah kemampuan milenial Pasuruan dan Probolinggo mengemas berbagai informasi tentang potensi daerah melalui vlog. Misbakhun lantas mencontohkan Gunung Bromo yang juga menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Orang pasti tahunya Bromo itu di Probolinggo, padahal sebagian dari Bromo itu masuk wilayah Pasuruan. Nah, ini tugasnya kaum muda bagaimana melalui vlog bisa memperkenalkan Bromo juga bagian dari Pasuruan,” katanya.

Misbakhun menambahkan, membuat vlog harus disertai konsep. Agar lebih informatif, vlog bisa diperkaya narasi tentang lokasi dan historisnya. Yang juga penting dalam unggahan vlog adalah tagar atau hashtag. Dengan kemasan yang baik melalui vlog, tuturnya, maka potensi daerah bisa makin dikenal, termasuk hingga mancanegara.

“Kalau potensi yang ada di sini bisa dikemas melalui vlog secara ciamik dan menarik, saya sangat yakin nama Pasuruan akan lebih tinggi baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ucapnya.

Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu menjelaskan, era digital telah memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi seiring tumbuhnya e-commerce dan perusahaan rintisan atau start-up. Bahkan, kini Indonesia memiliki sejumlah unicorn atau perusahaan rintisan yang memiliki valuasi aset USD1 miliar.

“Ada Tokopedia, Go-Jek, dan terakhir asli buatan anak muda bangsa yaitu BukaLapak nama pendirinya namanya Achmad Zaky. Ini merupakan aset-aset bangsa yang ada di Indonesia,” paparnya.

Karena itu dirinya mengharapkan milenial di daerah Pasuruan – Probolinggo dapat melek teknologi digital tanpa melupakan kultur asli atau kearifan lokal.  “Pelatihan Vlog seperti ini, bagaimana dunia memberdayakan para penggunanya untuk mendapatkan penghasilan dari vlog dan bisa berdampak pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia,” katanya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Gelar Green Golf Tournament 2026, Infobank Dorong Program Sosial dan Lingkungan Bersama Industri Keuangan

Poin Penting Infobank bersama IBI, AAUI, dan APPI menggelar 8th Green Golf Tournament 2026 yang… Read More

3 hours ago

LPEI Bukukan Laba Rp252 Miliar di 2025, Tumbuh 8 Persen

Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More

7 hours ago

PINTU Gandeng Aparat Hukum Perkuat Keamanan Industri Kripto

Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More

9 hours ago

IAI Inisiasi Indonesia Sustainability Reporting Forum, Ignasius Jonan Jadi Ketua

Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More

9 hours ago

Pangsa Kredit UMKM Terus Menyusut, Program Pemerintah Jadi Peluang Tumbuh

Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More

11 hours ago

Sisi Lain Demam AI

Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More

13 hours ago