Mirae Asset Luncurkan Fitur Berbasis AI, Ini Manfaatnya

Jakarta – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia pada hari ini (12/12) meluncurkan fitur terbaru aplikasi transaksi saham M-STOCK yaitu Artificial Intelligence (AI) yang bernama MAIA. Ini sebagai langkah untuk menegaskan posisinya sebagai pioner dalam inovasi di industri pasar modal Tanah Air.

CEO Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tae Yong Shim, mengatakan, inovasi M-STOCK melalui teknologi AI tersebut, telah membuktikan bahwa Mirae Asset terus melakukan inovasi bagi nasabah maupun pasar modal RI.

“Peluncuran fitur M-STOCK terbaru adalah bukti nyata komitmen kami untuk terus menciptakan nilai tambah bagi nasabah, memastikan mereka tetap unggul di pasar yang dinamis ini,” ucap Shim dalam sambutannya di Jakarta, 12 Desember 2024.

Teknologi AI yang bernama MAIA atau Mirae Asset Intelligent Assistance, merupakan fitur AI di aplikasi mobile trading saham M-STOCK yang dirancang untuk membantu nasabah dalam melakukan trading saham dengan cara yang baru.

Baca juga: Usai Merger dengan EXCL, Saham FREN Harus Rela Delisting dari Bursa
Baca juga: Mirae Asset Prediksi IHSG Moncer Tahun Depan, Saham-Saham Ini jadi Andalan

Fitur AI tersebut dirancang untuk meningkatkan pengalaman nasabah dalam menggunakan aplikasi M-STOCK serta membantu mereka dalam mengelola strategi trading nasabah.

Sebagai salah satu broker ritel terkemuka di Indonesia, Mirae Asset telah membangun reputasi melalui berbagai inovasi, mulai dari pengembangan sistem perdagangan online pertama di Indonesia hingga platform informasi pasar yang mendukung literasi keuangan masyarakat.

Dalam peluncuran MAIA tersebut, Head of Business Innovation Department Mirae Asset, Wisnu Aditya, menjelaskan bahwa M-STOCK memiliki beberapa fitur unggulan, yang mana MAIA dapat membantu nasabah mengambil keputusan yang berdasarkan data, dengan algoritma yang sudah diuji dan terbukti mempunyai tingkat keberhasilan yang tinggi.

“Fitur ini mengintegrasikan teknologi canggih dengan pengalaman pengguna yang unggul, sehingga nasabah dapat memanfaatkan peluang pasar dengan lebih optimal,” ujar Wisnu dalam kesempatan yang sama.. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Tertarik Trading Menggunakan Leverage? Simak Strateginya Biar Nggak Boncos

Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More

4 hours ago

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

14 hours ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

19 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

22 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

1 day ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

1 day ago