Jakarta – Risiko bisnis yang ada di Indonesia cukup banyak, termasuk juga salah satunya yang disebabkan oleh bencana alam. Untuk meminimalisir risiko itu, seluruh perusahaan asuransi umum dinilai harus direasuransikan.
Demikian disampaikan salah satu pendiri PT Reasuransi Maipark, Darmin Nasution dalam diskusi sekaligus bedah buku yang berjudul ‘Maipark, Dari Industri Asuransi Umum untuk Indonesia Tangguh Bencana’ di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020.
Sebagai informasi, buku yang diluncurkan oleh Maipark ini berisi 16 tahun kiprah Maipark dalam pengelolaan risiko bencana alam pada industri asuransi umum.
“Semua asuransi itu harus direasuransikan. Jangan nekat, apalagi jika moda perusahaan asuransinya kecil,” ujar Darmin.
Menurut Darmin, Reasuransi tidak dibuat untuk bersaing melainkan untuk saling memperkuat industri asuransi. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting BRI salurkan KUR Rp178,08 triliun pada 2025 kepada 3,8 juta debitur, dengan 64,49… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM laporan Global… Read More
Poin Penting HRTA meluncurkan aplikasi HRTA Gold sebagai platform jual beli emas dan perhiasan fisik… Read More
Poin Penting Kredit tumbuh 15,9 persen yoy menjadi Rp899,53 triliun, DPK naik 29,2 persen menjadi… Read More
Oleh Firman Tendry Masengi, Advokat/Direktur Eksekutif RECHT Institute DEMUTUALISASI bursa efek kerap dipromosikan sebagai keniscayaan… Read More
Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More