Jakarta – Risiko bisnis yang ada di Indonesia cukup banyak, termasuk juga salah satunya yang disebabkan oleh bencana alam. Untuk meminimalisir risiko itu, seluruh perusahaan asuransi umum dinilai harus direasuransikan.
Demikian disampaikan salah satu pendiri PT Reasuransi Maipark, Darmin Nasution dalam diskusi sekaligus bedah buku yang berjudul ‘Maipark, Dari Industri Asuransi Umum untuk Indonesia Tangguh Bencana’ di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020.
Sebagai informasi, buku yang diluncurkan oleh Maipark ini berisi 16 tahun kiprah Maipark dalam pengelolaan risiko bencana alam pada industri asuransi umum.
“Semua asuransi itu harus direasuransikan. Jangan nekat, apalagi jika moda perusahaan asuransinya kecil,” ujar Darmin.
Menurut Darmin, Reasuransi tidak dibuat untuk bersaing melainkan untuk saling memperkuat industri asuransi. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More