News Update

Minimalisir Pelanggaran Jasa Keuangan, OJK Luncurkan Aplikasi Sikepo

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan aplikasi mobile Sistem Informasi Ketentuan Perbankan Online (Sikepo) guna lebih memudahkan masyarakat serta para pelaku jasa keuangan mengakses aturan dan ketentuan yang dikeluarkan oleh otoritas.

“Pada hari ini OJK mencatatkan suatu tindakan ataupun sumbangsih bagi dunia perbankan kita dengan peluncuran Sikepo. Semua aturan perbankan disana bisa diakses dengan mudah,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana melalui sosialisasi virtual di Jakarta, Selasa 8 September 2020.

Heru berharap, dengan hadirnya aplikasi Sikepo membuat para pelaku jasa keuangan lebih patuh serta lebih memahami mengenai segala aturan terbaru dari OJK sehingga dapat mengurangi angka pelanggaran.

“Karena yang terpenting bukan kita hafal aturannya, tapi kita bisa memahami rasionalisasi kenapa peraturan tersebut dikeluarkan,” tambah Heru.

menjelaskan, layanan informasi ini bermula pada tahun 2014 dimana OJK mulai melakukan kodifikasi terhadap seluruh ketentuan yang ada di bidang perbankan agar dapat diakses oleh masyarakat secara luas. Kemudian, hasil kodifikasi tersebut selanjutnya dituangkan dalam suatu platform online yang terstruktur.

Selanjutnya pada Februari 2017, hasil kodifikasi ketentuan-ketentuan perbankan yang lengkap, terkini, dan sistematis, dan diberi nama SIKePO, mulai diunggah dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat melalui alamat situs www.sikepo.ojk.go.id. Setelah itu pada tahun 2019 OJK mulai mengembangkan layanan tersebut dalam bentuk aplikasi hingga saat ini bisa dinikmati oleh masyarakat luas. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

7 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

59 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago