Market Update

Minim Sentimen, IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas

Jakarta – Pilarmas Investindo Sekuritas melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (20/8) akan berpotensi mengalami penguatan terbatas dengan level support 7.400 dan level resistance 7.466.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di level 7.400-7.466. Hati-hati, potensi koreksi berpotensi terjadi,” tulis manajemen dalam market review di Jakarta, 20 Agustus 2024.

Manajemen Pilarmas melihat bahwa, sentimen hari ini tidak terlalu banyak. Hanya data inflasi dari kawasan Eropa yang diproyeksikan akan turun tipis. Jika mengalami penurunan, maka ruang bagi Bank Sentral Eropa untuk kembali memangkas tingkat suku bunga akan kembali terbuka pada bulan September mendatang. 

Baca juga: Syailendra Capital Nilai Reksa Dana Saham Bakal Diminati Banyak Investor, Ini Alasannya

Selanjutnya, pergerakan pasar akan bergantung pada sejauh mana tingkat keyakinan pelaku pasar dan investor terhadap pemangkasan tingkat suku bunga The Fed bulan September mendatang.

Sementara dari domestik, Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa pada pekan ketiga bulan Agustus 2024, terdapat aliran dana modal asing sebesar Rp9,67 triliun yang terdiri dari Rp7,36 triliun di pasar SBN, Rp2,18 triliun di pasar saham, dan Rp0,13 triliun di Sertifikat Rupiah Bank Indonesia (SRBI). 

Hal ini menunjukkan bahwa aliran dana investor asing dipengaruhi oleh kuatnya ekonomi domestik, yang berdampak positif pada minat investasi asing di Indonesia. 

Adapun, pencapaian ini merupakan hasil dari upaya memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi kebijakan untuk mendukung ketahanan ekonomi eksternal Indonesia, dengan masuknya dana asing ke pasar keuangan domestik, premi risiko investasi Indonesia menurun. 

Baca juga: Kinerja Solid di Semester I, Saham TUGU Getol Diborong Investor Asing

Selain itu, Pilarmas Investindo Sekuritas memperhatikan, reshuffle yang dilakukan kemarin merupakan salah satu langkah dari pemerintah untuk melakukan transisi yang lebih mulus terhadap pemerintahan selanjutnya. 

Beberapa di antaranya merupakan tim dari Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Hal hal ini diharapkan dapat mempercepat proses transisi, agar dapat berjalan dengan lancar. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Jelang Idul Fitri 1447 H, BSN Bagikan Ratusan Sembako

BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More

4 hours ago

Bank Mandiri Taspen Turut Serta Lepas Mudik Bersama Keluarga Besar Kemenko Kumham Imipas

Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More

4 hours ago

BTN Beberkan Tiga Pilar Transformasi Layanan, Apa Saja?

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More

8 hours ago

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

12 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

16 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

16 hours ago