Categories: Market Update

Minim Aksi Beli, IHSG Ditutup Turun

Sembilan dari sepuluh sektor saham di lantai bursa hari ini kompak diperdagangkan melemah, membuat IHSG tertekan. Dwitya Putra

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 34,479 poin atau 0,70% ke level 4.871,571 pada perdagangan Rabu, 8 Juli 2015. Sementara Indeks LQ45 ditutup merosot 8,222 poin atau 0,98% ke level 831,643.

Minimnya aksi beli investor jadi pemicu indeks hari ini bergerak di zona merah. Kondisi tersebut membuat sembilan dari sepuluh sektor saham di lantai bursa kompak melemah. Satu-satunya sektor yang berhasil menguat hanya saham sektor konsumer.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 249.099 kali dengan volume 5,896 miliar lembar saham senilai Rp5,09 triliun. Sebanyak 68 saham naik, 220 turun, dan sisanya 72 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia sendiri kompak berada di zona merah dengan prosentase hingga diatas 1%

Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Taisho (SQBI) turun Rp25.000 ke Rp290.000, Merck (MERK) turun Rp3.500 ke Rp119.000, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp875 ke Rp73.000, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp750 ke Rp45.900. (*)

@dwitya_putra14

Paulus Yoga

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

11 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

11 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

11 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

12 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

13 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

13 hours ago