Jakarta – Meski masih ada yang ragu, mayoritas tenaga kesehatan dilaporkan antusias untuk menerima vaksinasi Covid-19. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro mengungkapkan hal tersebut tercermin dari tingginya minat nakes untuk mendalami vaksin dan proses vaksinasi Covid-19.
“Beberapa hari setelah vaksinasi perdana, antusiasme para tenaga kesehatan juga meningkat. Hal tersebut ditunjukkan dari naiknya minat tenaga kesehatan untuk mendalami seluk beluk vaksin dan program vaksinasi Covid-19,” jelas Reisa dalam diskusi virtual yang dikutip, 24 Januari 2021.
Lebih jauh, Reisa mengatakan, antusiasme tersebut juga terlihat dari banyak tenaga kesehatan yang berpartisipasi dalam dialog bersama ahli vaksinasi. Hingga saat ini, tercatat sudah ada lebih dari 100 ribu tenaga kesehatan yang mengikuti program vaksinasi nasional.
“Hanya dalam waktu 4 hati di pertengahan bulan Januari, terdapat sekitar 24 ribu tenaga kesehatan mengikuti dialog dengan para ahli yang diselenggarakan bersama Kementerian Kesehatan, KPCPEN, dan UNICEF,” katanya.
Raisa mengajak setiap tenaga kesehatan untuk tidak ragu divaksinasi. Vaksinasi akan dapat menekan angka penularan Covid-19 serta melindungi tenaga kesehatan dari potensi tinggi tertular. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Kemenhub menerapkan kehadiran 40 persen pegawai per hari untuk memastikan layanan transportasi tetap… Read More
Poin Penting KAI mengimbau masyarakat waspada terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Seluruh proses… Read More
Poin Penting Pemerintah Arab Saudi menegaskan tidak menerbitkan visa haji furoda pada penyelenggaraan haji tahun… Read More
Poin Penting BRI alihkan kepemilikan BRI-MI dan PNM-IM ke Danantara Asset Management melalui PJBB sebagai… Read More
Poin Penting Bank Dunia pangkas proyeksi ekonomi RI 2026 menjadi 4,7% dari 4,8% akibat ketidakpastian… Read More
Poin Penting Bank Banten membidik aset tumbuh ~20 persen menjadi Rp12 triliun dan laba bersih… Read More