Properti

Miliki Hunian Estetik dan Tahan Lama, Ini Rahasianya

Jakarta – Membangun atau merenovasi rumah bukan sekadar soal desain yang menarik, tetapi juga bagaimana memastikan estetika hunian tetap terjaga dalam jangka waktu yang lama.

Tidak sedikit orang yang terpaksa melakukan renovasi berulang karena tampilan rumah cepat kusam, berjamur, dan bernoda akibat rembesan air.

Padahal, rumah adalah investasi jangka panjang yang biasanya diwariskan ke generasi berikutnya. Lalu, bagaimana cara agar renovasi tidak perlu dilakukan terlalu sering?

Baca juga : Kota Podomoro Tenjo Catat Penjualan 6.400 Unit Hunian, Ini Klaster Paling Diminati

Saat ini, tren desain minimalis dengan elemen natural semakin digemari. Dinding semen ekspos, palet warna earth tone, dan tampilan material dalam bentuk aslinya memberikan kesan modern dan elegan.

Namun, tantangan utama dari estetika ini adalah menjaga tampilannya tetap bersih, rata, dan bebas dari kerusakan akibat kelembapan atau retak rambut.

Pentingnya Memilih Material Berkualitas

“Banyak orang berfokus pada tampilan desain saja saat membangun rumah, tetapi lupa mempertimbangkan kualitas material yang digunakan,” kata Head of Marketing PT Cemindo Gemilang Tbk, dalam keterangan tertulis, dikutip Senin, 10 Februari 2025.

Menurutnya, salah satu material bangunan yang perlu diperhatikan adalah semen. Jika memilih hanya berdasarkan harga murah tanpa memperhatikan kualitas, dampaknya bisa membuat bangunan cepat rusak, tidak tahan lama, atau memerlukan renovasi berkala yang justru menambah biaya.

Baca juga : Optimalkan Aset Lahan, Sarana Jaya Hadirkan Hunian Eksklusif di Ciputat

“Sebenarnya, semen hanya mengambil porsi sekitar 5-10 persen dari total anggaran bahan pembangunan, tetapi pengaruhnya besar sekali terhadap ketahanan rumah dan menjaga estetikanya dalam jangka panjang,” jelasnya.

Oleh karena itu, pemilihan semen harus berdasarkan kualitas dan nilai tambahnya, bukan hanya sekadar harga.

Semen Merah Putih Watershield

Sebagai solusi, Semen Merah Putih Watershield hadir dengan teknologi water repellent yang memberikan kekuatan optimal pada bangunan sekaligus melindunginya dari kelembapan dan retak rambut.

“Dengan inovasi ini, kekuatan struktur dan dinding bangunan lebih terjaga, warna alami dinding dapat bertahan lebih lama, sekaligus mengurangi risiko renovasi akibat kerusakan dini,” bebernya.

Ia menambahkan, memilih material berkualitas bukan hanya soal estetika, tetapi juga tentang investasi jangka panjang.

Dengan keputusan yang tepat, hunian tidak hanya tampil cantik, tetapi juga lebih tahan lama dan bebas dari perawatan yang merepotkan. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Dies Natalis ke-57, Perbanas Institute Tegaskan Komitmen Transformasi dan Inovasi Akademik

Poin Penting Perbanas Institute menegaskan komitmen transformasi dan inovasi akademik di usia ke-57 tahun untuk… Read More

21 mins ago

BCA Siapkan Uang Tunai Rp65,7 Triliun Selama Lebaran 2026

Poin Penting BCA menyiapkan Rp65,7 triliun uang tunai untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah selama Ramadan… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Apresiasi Perpanjangan Penempatan Dana SAL hingga September 2026

Poin Penting Bank Mandiri apresiasi perpanjangan dana SAL hingga September 2026 untuk memperkuat likuiditas dan… Read More

2 hours ago

Membaca Data Sritex: Antara Fakta Keuangan dan Narasi Kriminalisasi Bankir BPD

Oleh Tim Infobanknews SIDANG kredit macet PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex, pekan-pekan ini… Read More

5 hours ago

Satgas PKH Segel Tambang Nikel Ilegal PT Mineral Trobos

Poin Penting Satgas PKH menyegel area operasional PT Mineral Trobos di Maluku Utara karena dugaan… Read More

9 hours ago

Konsisten Tambah Modal, Amar Bank Siap Naik Kelas ke KBMI 2

Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More

9 hours ago