Categories: Snapshot

MIAP Sosialisasi dengan Tajil

MIAP Sosialisasi dengan Tajil

(Kanan-kiri) Unit I Indag Bareskrim Mabes Polri-Rusharyanto,Anggota MIAP-Maya Ghita Gunadi,Sekjen MIAP-Justisiari P. Kusumah,Direktur Kerjasama dan Promosi DJKI Kemenkumham RI-Parlagutan Lubis,Anggota MIAP -Ricky M Safir,Staff Ahli Komisi Fatwa MUI-Irfan Helmy membagikan Tajil Simpatik Peduli Asli Untuk Konsumen Indonesia di sepanjang jalan Asia Afrika Senayan Jakarta,Senin 1Juli 2015.Kegiatan ini digagas dalam rangka memperingati Anti Counterfeiting Day 2015 yang jatuh pada tanggal 24 Juni 2015.Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) berharap dapat mengajak masyarakat luas untuk peduli dan tanggap terhadap peredaran produk palsu/bajakan di pasaran, khususnya produk-produk yang secara nyata menimbulkan kerugian terhadap diri pribadi dan keluarga.(Budi Urtadi)

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Cabut Izin Usaha Varia Intra Finance, Ini Alasannya

Poin Penting OJK mencabut izin usaha PT Varia Intra Finance (VIF) melalui SK Anggota Dewan… Read More

5 hours ago

Fundamental Kuat, Amartha Buka Peluang IPO

Poin Penting Amartha buka peluang IPO di Bursa Efek Indonesia sebagai bagian dari strategi pengembangan… Read More

5 hours ago

OJK Dorong Bank KMBI I Perkuat Permodalan Lewat Konsolidasi

Poin Penting OJK menilai bank KBMI I (modal inti hingga Rp6 triliun) masih berpeluang memperkuat… Read More

5 hours ago

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp13,2 Triliun Sepanjang 2025, Mayoritas ke Sektor Ini

Poin Penting Amartha menyalurkan pembiayaan Rp13,2 triliun pada 2025, tumbuh lebih dari 20% secara tahunan,… Read More

6 hours ago

Perkuat Industri Kelistrikan, BNI-Siemens Indonesia Sepakati Pembiayaan Rp300 Miliar

Poin Penting BNI–Siemens Indonesia menjalin kerja sama pembiayaan Rp300 miliar untuk proyek dan modal kerja… Read More

6 hours ago

Tensi Geopolitik Memanas, Praktisi Pasar Modal Imbau Investor Lebih Waspada

Poin Penting Tensi geopolitik mendorong aliran dana ke USD, membuat rupiah tetap rentan meski sempat… Read More

6 hours ago