Properti

MGK Serang Perkuat Arah Pembangunan Perumahan Berkelanjutan

Poin Penting

  • MGK Serang mengusung konsep ramah lingkungan dengan harga terjangkau, melalui ruang terbuka hijau, danau resapan, material hijau, serta teknologi hemat energi
  • MGK Serang meraih juara pertama kategori Affordable House Development (Established Business) pada BTN Housingpreneur 2025
  • BTN Housingpreneur dinilai strategis sebagai pengungkit inovasi sektor perumahan, sekaligus mendukung agenda pemerintah mengatasi ketimpangan pasokan dan permintaan hunian.

Jakarta – Kebutuhan hunian terjangkau yang berkualitas dan berkelanjutan kian menjadi perhatian utama dalam pengembangan sektor perumahan nasional. Di tengah tantangan keterbatasan lahan, isu lingkungan, serta daya beli masyarakat, sejumlah pengembang mulai mengedepankan inovasi pembangunan yang tidak hanya fokus pada harga, tetapi juga keberlanjutan jangka panjang.

Salah satu contoh penerapan konsep tersebut terlihat pada pengembangan Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Serang, Banten. Proyek yang dikembangkan PT Infiniti Triniti Jaya ini mengusung pendekatan hunian ramah lingkungan dengan tetap menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah.

MGK Serang dirancang dengan memperhatikan aspek tata ruang dan kualitas lingkungan. Kawasan ini dilengkapi ruang terbuka hijau yang luas, dua danau resapan untuk pengelolaan air, serta desain bangunan yang mengoptimalkan sirkulasi udara alami. Dari sisi konstruksi, pengembang menggunakan material ramah lingkungan dan menerapkan teknologi hemat energi, termasuk pemanfaatan energi matahari serta sistem bio septic tank.

Baca juga: Kredit Properti Tumbuh 13 Persen Jadi Rp1.597,7 Triliun di Desember 2025

Berkat konsep tersebut, MGK Serang berhasil meraih juara pertama untuk kategori “Affordable House Development (Established Business)” dalam ajang BTN Housingpreneur 2025 yang digelar PT Bank Tabungan Negara (BTN). Awarding ini menerima 1.170 submission (pengajuan) dari peserta, namun diputuskan hanya 58 inovator saja yang berhak menerima penghargaan bergengsi tersebut.

Samuel S. Huang, Direktur Utama PT Infiniti Triniti Jaya menyampaikan terima kasih kepada BTN atas penghargaan yang diraihnya. Ini menjadi motivasi tersendiri bagi perseroan dalam mengawali 2026

“Penghargaan ini menjadi motivasi dan bukti komitmen manajemen serta dedikasi karyawan membangun kultur yang baik di perusahaan, sehingga sukses membangun hunian subsidi yang terbaik,” kata pria yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Realestat Indonesia (REI) itu dikutip 2 Februari 2026.

Baca juga: Properti RI Berpeluang Booming Lagi pada 2026, Apa Penyebabnya?

Inovasi Strategis

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu menegaskan BTN Housingpreneur 2025 adalah ajang inovasi yang digelar di tengah kebutuhan penting adanya satu pengungkit pertumbuhan sektor perumahan dan ekosistem pendukungnya. Untuk itu, kegiatan ini dinilai sangat penting dan strategis.

“Kami melihat banyaknya inovasi produk dan teknologi yang dilakukan di sektor perumahan. Startup-startup ini perlu kita beri ruang agar bisa dilihat masyarakat secara luas, sehingga banyak hal bisa menjadi lebih efektif dan efisien,” ungkap Nixon. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

1 hour ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

7 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

7 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

8 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

18 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

19 hours ago