Ilustras: Perlambatan Ekonomi Global. (Foto: Ilustrasi)
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia
MENJELANG akhir 2023 perekonomian dunia kembali dihadapkan pada risiko geopolitik yang meningkat. Di saat perang Rusia dengan Ukraina belum menemukan solusi, kini pecah perang Hamas (Palestina) dengan Israel yang mengguncang dunia.
Setidaknya, sampai saat ini, ketegangan tampaknya akan berkembang menjadi konflik berkepanjangan meskipun relatif terkendali, konon dengan probabilitas sebesar 75%. Dampak terhadap harga komoditas global dan inflasi tetap terkendali karena kondisi awal sudah sangat ketat. Secara keseluruhan, diperkirakan sedikit efek perang terhadap stagflasi pada ekonomi global, dengan sedikit dampak pada pasar modal.
Oleh Wilson Arafat, Bankir senior, Spesialisasi di bidang GRC, ESG, dan Manajemen Transformasi MEMASUKI 2026,… Read More
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More