Jakarta – Kabid Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia Dr. Masdalina Pane mengingatkan masyarakat untuk tak lengah menerapkan protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) meskipun sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac telah tiba di Indonesia.
Menurutnya, protokol kesehatan 3M sangat ampuh memutus penyebaran covid-19 sambil menunggu hasil uji Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengeluarkan emergency use authorization.
“Vaksin hanya salah satu cara mencegah (covid-19) bukan berarti dengan adanya vaksin kita melupakan protokol kesehatan,” kata Masdalina pada video conference melalui Youtube BNPB Indonesia di Jakarta, Selasa 8 Desember 2020.
Masdina bahkan menyebut tak sembarang orang bisa menggunakan vaksin tersebut. Sebab vaksin yang tersedia saat ini adalah untuk kebutuhan darurat atau emergency, bukan kondisi normal.
Dirinya menjelaskan, nantinya hanya kelompok prioritas yang bisa menggunakan vaksin tersebut. Kelompok yang dimaksud di antaranya adalah tenaga kesehatan, petugas pelayanan masyarakat, dan petugas dengan mobilitas tinggi. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More
Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More