Internasional

Meski Sudah Minta Maaf, Akun Instagram Zara Tetap ‘Dirujak’ Netizen

Jakarta – Klarifikasi Zara atas kampanye iklan kontroversial yang diduga mendukung genosida di Palestina tak membuat hati netizen luluh. Alih-alih ingin mendapat simpati publik, akun Instagram milik brand fashion asal Italia itu tetap dirujak netizen.

“Me after reading the whole 4 paragraphs: ”Jir, pak lah kata gua teh,” tulis akun Instagram @fitrop yang diketahui milik artis Fitri Tropica.

“Still Boycott,” tulis akun @mr_uvais.

“Permintaan maaf tidak diterima. Kami berdiri atas dasar kemanusiaan. Bahkan jika tidak disengaja, kenapa Anda memotret dengan tema mayat,” ketus akun @moeyourcarhuy.

“HAHAHA omong kosong. Boikot Zara selamanya,” tambah akun @aishasaidi_

Baca juga: Imbas Boikot Produk Dugaan Pro Israel, Kapitalisasi Pasar Starbucks Boncos Rp186,38 Triliun

Diketahui, pada Selasa (12/12), Zara akhirnya angkat suara terkait kontroversi kampanye iklan terbaru ‘Zara Atelier’ di akun resmi Instagram @Zara.

Tangkapan layar akun Instagram Zara.

Zara mengatakan, foto-foto kampanye tersebut diambil di studio patung pada Juli dan baru menjalani sesi pemotretan pada September.

“Kampanye yang dibuat pada bulan Juli dan difoto pada bulan September, menghadirkan seri gambar patung yang belum selesai di studio pematung, dan dibuat dengan tujuan sendiri untuk menampilkan pakaian kerajinan dalam konteks seni,” tulis keterangan Zara.

Dalam pernyataannya, Zara mengatakan bahwa mereka tidak pernah menyangka kampanye terbaru tersebut akan menyinggung perasaan masyarakat dan dihubungkan dengan aksi genosida. 

Baca juga: Puma Putus Kerja Sama Sponsor Timnas Israel, Gegara Aksi Boikot?

Mereka pun menyatakan penyesalan atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan dan menegaskan tidak ada niatan untuk merendahkan penderitaan yang dialami warga sipil Palestina akibat konflik dengan Israel.

“Sayangnya, beberapa pelanggan merasa tersinggung dengan gambar ini, yang sekarang telah dihapus,” ungkap pernyataan resmi Zara. “Zara menyesalkan kesalahpahaman tersebut dan kami menegaskan kembali rasa hormat yang mendalam terhadap semua orang,” tambahnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

IHSG Sepekan Melemah Hampir 6 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.678 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More

2 hours ago

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah BPR Koperindo

Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More

2 hours ago

YLKI Yakin Satgas Ramadan Pertamina Mampu Jaga Pasokan BBM dan LPG saat Mudik Lebaran 2026

Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More

3 hours ago

Geopolitik Perdamaian 2026

Oleh Muhammad Edhie Purnawan, Staf Pengajar FEB UGM dan Ketua Bidang International Affairs PP ISEI… Read More

4 hours ago

Beli Sukuk Ritel SR024 Pakai wondr by BNI Bisa Dapat Cash Back Sampai Rp29 Juta

Poin Penting BNI menyediakan pembelian Sukuk Ritel SR024 melalui aplikasi wondr by BNI dengan cashback… Read More

4 hours ago

BNI Ajak Masyarakat Rencanakan Keuangan di Ramadan lewat Fitur Growth wondr

Poin Penting BNI mengajak masyarakat merencanakan keuangan selama Ramadan melalui fitur Growth di aplikasi wondr… Read More

5 hours ago