Ekonomi dan Bisnis

Meski Pendapatan Naik, GOTO Masih Rugi Rp90,39 Triliun di 2023, Apa Sebabnya?

Jakarta – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah mengumumkan kinerja untuk tahun buku 2023. GOTO berhasil meraih pendapatan bersih Rp14,78 triliun atau meningkat sebesar 30,28 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp11,34 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), GOTO juga mampu mencatat penurunan rugi usaha di sepanjang 2023 sebesar 66,11 persen menjadi Rp10,27 triliun dari Rp30,32 triliun di tahun sebelumnya.

Meski rugi usaha tercatat turun, rugi bersih GOTO justru mengalami pembengkakan yang melonjak 128,44 persen menjadi Rp90,39 triliun di 2023 dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp39,57 triliun.

Baca juga: Per Februari 2024, GOTO Mulai Terima Komisi dari TikTok Shop-Tokopedia

Direktur Keuangan GOTO, Jacky Lo, menyatakan bahwa pembengkakan nilai rugi bersih tersebut disebabkan oleh pencatatan pembalikan nilai goodwill atau goodwill reversal minus Rp78,76 triliun sebagaimana diwajibkan oleh standar akuntansi keuangan yang berlaku.

“Itu merupakan dampak dari transaksi Tokopedia dan TikTok yang mengakibatkan hilangnya pengendalian GoTo terhadap Tokopedia dimulai 1 Februari 2024,” ucap Jacky dalam keterangan resmi dikutip, 20 Maret 2024.

Baca juga: Bantah Merger dengan Grab, Ini Penjelasan GOTO

Ia menjelaskan, untuk rugi yang diakibatkan pembalikan nilai goodwill tersebut bersifat tidak berulang atau non-recurring, nonkas, dan tidak berdampak kepada EBITDA yang disesuaikan maupun arus kas perseroan.

Adapun, posisi EBITDA grup GOTO di sepanjang 2023 tercatat mengalami perbaikan sebanyak 77 persen menjadi Rp3,67 triliun, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang masih tercatat Rp16,01 triliun. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Update Harga Emas Hari Ini: Galeri24 dan UBS Naik Tajam, Antam Ikut Menguat

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak menguat pada Kamis, 5 Februari 2026, dengan kenaikan… Read More

51 mins ago

IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.153 Jelang Rilis Data BPS

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,09% ke level 8.153,77 pada awal perdagangan 5 Februari 2026,… Read More

1 hour ago

Semarak Berkah Ramadan: Ajukan Pembiayaan di BAF, Proses Cepat Angsuran Tepat #CicilAjadiBAF

Poin Penting Program Semarak Berkah Ramadan BAF berlangsung 5 Februari-31 Maret 2026 dengan hadiah utama… Read More

2 hours ago

IHSG Berpeluang Kembali Menguat, Deretan Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting IHSG berpeluang menguat dan diperkirakan menguji area 8.328-8.527, meski tetap perlu mewaspadai potensi… Read More

2 hours ago

Menyoal Loopholes Kredit Bank

Oleh Wilson Arafat, Bankir senior, Spesialisasi di bidang GRC, ESG, dan Manajemen Transformasi MEMASUKI 2026,… Read More

2 hours ago

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

10 hours ago